Kesehatan

Masyarakat Garut Diimbau untuk Waspada Ancaman Penyakit Demam Berdarah dan TBC

×

Masyarakat Garut Diimbau untuk Waspada Ancaman Penyakit Demam Berdarah dan TBC

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI (Foto: Istock)

GOSIPGARUT.ID — Masyarakat Kabupaten Garut diimbau untuk waspada terhadap ancaman penyakit demam berdarah dan TBC saat musim hujan dengan selalu menerapkan pola hidup sehat serta segera memeriksakan diri ke dokter jika terserang penyakit tersebut.

“Masuk musim hujan harus antisipasi DBD dan TBC,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Leli Yuliani kepada wartawan, Senin (1/11/2021).

Ia menuturkan, musim hujan seringkali muncul kasus penyakit menimpa semua kalangan masyarakat, di antaranya demam berdarah dengue (DBD) dan tuberculosis atau dikenal dengan TBC.

Baca Juga:   Dinkes Garut Gelar Vaksinasi untuk Lansia Etnis Tionghoa

Dinkes Garut, kata Leli, selain mengantisipasi penyebaran wabah Covid-19, juga melakukan pencegahan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait ancaman penyakit DBD dan TBC.

“Masyarakat agar mengetatkan pola hidup bersih dan sehat dan juga menerapkan protokol kesehatan dengan ketat untuk mengantisipasi penyakit yang bisa muncul di musim hujan dan pandemi,” ujarnya.

Leli menyampaikan, penyakit TBC tidak hanya muncul saat musim hujan, tapi bisa karena tertular dari orang yang menderita penyakit tersebut melalui udara akibat ventilasi rumah yang kurang baik.

Baca Juga:   Dinkes Garut Siapkan Ini Jika Terjadi Gelombang Kedua Pandemi Covid-19

Jika ada orang yang sakit TBC, kata dia, secepatnya harus menjalani pemeriksaan kemudian dilakukan pengobatan sesuai saran dokter sampai dipastikan sakitnya sembuh.

“Sekarang kami mengaktifkan kader-kader untuk mengenali gejala TBC, kalau menemukan ada yang bergejala seperti itu dibawa ke puskesmas, dicek dahaknya,” kata Leli.

Ia menyampaikan, ancaman penyakit lainnya, yakni DBD. Kasus itu harus menjadi perhatian semua masyarakat dengan menjaga lingkungan tetap bersih agar tidak ada sarang nyamuk yang menjadi penyebab munculnya penyakit DBD.

Baca Juga:   Garut Yakin Penghargaan Swasti Saba Wistara Bisa Diraih

Dinkes Garut, lanjut Leli, sudah melakukan langkah antisipasi dengan menyosialisasikan ancaman DBD kepada masyarakat dan melakukan pengasapan di lingkungan masyarakat di daerah rawan penyebaran DBD.

“Masyarakat sudah tahu apa yang sudah dilakukan, tapi kami akan kembali sosialisasikan tentang tata cara menghindari DBD. Kami juga sudah melakukan persiapan, mulai pengasapan dan lainnya,” katanya. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *