Berita

Polres Garut Selidiki Kasus Puluhan Anak di Sukamentri yang Masuk Kelompok NII

×

Polres Garut Selidiki Kasus Puluhan Anak di Sukamentri yang Masuk Kelompok NII

Sebarkan artikel ini
Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono saat diwawancarai wartawan. (Foto: Antara)

GOSIPGARUT.ID — Kepolisian Resor (Polres) Garut melakukan penyelidikan adanya kasus puluhan warga dari kalangan remaja sampai dewasa masuk kelompok Negara Islam Indonesia (NII), sehingga menimbulkan keresahan masyarakat karena kelompok ini dinilai menyimpang dari ideologi negara Indonesia.

“Saat ini yang jelas kami masih dalam tahap pendalaman dan penyelidikan karena adanya laporan warga,” kata Kepala Polres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono kepada wartawan, Jumat (7/10/2021).

Ia menuturkan, kepolisian sudah mendapatkan informasi adanya kekhawatiran orangtua terhadap anak-anaknya yang disinyalir bergabung dalam kelompok tersebut.

Baca Juga:   Rayakan Hari Tani Nasional, KWT Harum Madu Bagikan Bibit dan Pupuk untuk Warga Desa Mekarsari

Kepolisian, kata Wirdhanto, mendalami kasus itu untuk mengetahui ada atau tidaknya indikasi yang mengarah pada pemahaman aliran yang salah.

“Kita lihat apakah ini memang ada indikasi terpaparnya aliran-aliran tertentu, memang masih dalam pendalaman,” kata Kapolres.

Ia menambahkan, jajarannya akan melakukan klarifikasi terhadap orangtua dari anak-anak yang diduga terlibat dalam kelompok NII tersebut.

Baca Juga:   Hari Kedua Operasi Lilin Lodaya 2025, Polres Garut Terapkan "One Way" Situasional di Jalur Padat

Hasil dari pemeriksaan kepolisian itu, kata Wirdhanto, nantinya akan dikolaborasikan dengan unsur-unsur lain yang juga menangani permasalahan kasus tersebut.

“Nanti kita kolaboratif dengan unsur-unsur yang lain,” ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah anak-anak juga dewasa di wilayah Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut diduga bergabung dalam kelompok NII.

Kasus itu terungkap ketika ada salah seorang warga di Garut Kota yang anaknya berusia 15 tahun memiliki pemahaman akidah yang menyimpang. (Ant)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *