GOSIPGARUT.ID — Sebelas hari menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah, Global Wakaf Aksi Cepat Tanggap (ACT) Garut mendistribusikan sebanyak 50 ekor domba untuk Pondok Pesantren Al-Faruk yang beralamat di Kampung Kalapanunggal, Desa Simpangsari, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut.
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Faruq, KH Kusnandar, sangat bersyukur atas pemberian 50 ekor domba ini, karena bisa membuat santri-santrinya produktif dan mandiri.
“Alhamdulillah kami ucapkan jazakumullah khairan katsiron untuk Global Wakaf ACT dan para muwakif yang telah memberikan 50 ekor domba kepada pihak pesantren. Ini sangat bermanfaat bagi kami karena aktivitas santri jadi lebih beragam tidak hanya mengaji tapi juga bisa mengurus domba,” ujarnya, Sabtu (10/7/2021).
Kusnandar menambahkan, dengan adanya wakaf domba yang dikirim ke Pondok Pesantren Al-Faruq pada Jumat (9/7/2021), bisa memandirikan perekonomian di pesantren itu sendiri.
Sementara itu Tim Program ACT Garut, Acep Yahya Wijaya mengatakan bahwa tujuan pemberian hewan ternak wakaf sebanyak 50 ekor ini adalah untuk memandirikan perekonomian pesantren dan mencukupi pangan yang sehat untuk santri.
“Berkolaborasi dan menggandeng pesantren sebagai basis peternakan, wakaf ternak produktif insyaallah akan memaksimalkan peran para santri sebagai sumber daya penggerak wakaf produktif ini,” kata dia.
Acep menilai bahwa pesantren merupakan lokasi paling cocok dalam peternakan domba, karena sebagian besar pesantren berada di perdesaan dengan tanah yang cukup luas. Hal ini juga dilakukan untuk pemberdayaan pesantren agar pesantren mampu mandiri dan memiliki usaha produktif.
Menurut dia, distribusi hewan domba tersebut merupakan lanjutan dari pendistribusian yang dilakukan semenjak bulan Februari 2021.
” Ada 10 pesantren yang terpilih mendapatkan hewan ternak wakaf dari Global Wakaf ACT, yang tersebar di Kabupaten Garut, dan Ponpes Al-Faruq merupakan pesantren ke-7 yang telah mendapatkan penyaluran hewan ternak. Adapun 3 pesantren lagi insya Allah akan dilakukan bertahap sesuai kesiapan kandang dari masing-masing pesantren,” terang Acep. (Widdia Silpiani)



.png)











