GOSIPGARUT.ID — Saat pemberlakuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Patriot Desa yang diterjunkan di 29 desa (13 kecamatan) Kabupaten Garut, ditugaskan membantu Satgas Covid-19 tingkat desa untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang aturan protokol kesehatan dan membantu ketersediaan rumah isolasi di desa yang ditugaskan.
Penugasan Patriot Desa tersebut sesuai arahan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Barat, demikian dikatakan Staf Senior Pemberdayaan Masyarakat Desa (SSPMD) Yudi Kurnia, SH. MH, Selasa (6/7/2021).
“Mengindahkan arahan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Barat, bahwa peran dan fungsi Patriot Desa saat pemberlakuan PPKM Darurat adalah membantu Satgas Covid-19 di desa – desa yang ditugaskan, di antaranya sosialisasi PPKM Darurat, sosialisasi prokes dan membantu ketersediaan rumah isolasi di desa masing-masing,” terang dia.
Yudi menambakan, Patriot Desa sebagai salah satu pendamping profesional yang ada di desa,saat pemberlakuan PPKM Darurat, harus terlibat sesuai dengan fungsinya.
“Kami berharap pihak pemerintah desa bisa bersinergi dan bisa memanfaatkan tenaga profesional pendamping desa untuk membantu tugas Satgas Covid-19 agar pelaksanaan PPKM Darurat berjalan sesuai harapan dan pandemi segera berakhir,” kata dia.
Yudi menuturkan, PPKM Darurat tidak mematikan usaha ekonomi masyarakat, dan Patriot Desa sudah membantu pemasaran hasil usaha masyarakat yang awalnya offline kini menjadi online.
“Proses produksi UMKM masyarakat yang ada Patriot Desa tetap berjalan, jadi pemberlakuan PPKM Darurat tidak mematikan produksi karena pemasaran dilakukan secara online,” pungkasnya. (Respati)



.png)












