Berita

Pemkab Garut Terjunkan Seluruh SKPD untuk Wujudkan Target “Zero Stunting”

×

Pemkab Garut Terjunkan Seluruh SKPD untuk Wujudkan Target “Zero Stunting”

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Penanganan stunting.

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menerjunkan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk mewujudkan target “zero stunting” atau bebas dari kasus keterlambatan pertumbuhan anak pada 2024 melalui berbagai program yang berkaitan dengan penuntasan masalah tersebut.

“Iya ada rembuk ‘stunting’, terkait dengan ‘zero stunting’ 2024, dan baru saja dilakukan FGD (forum group discussion) SKPD (satuan kerja perangkat daerah) terkait yang terlibat di dalam penyelesaian dan penuntasan ‘stunting’ di Kabupaten Garut,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Garut Suherman, belum lama ini.

Ia menuturkan, kegiatan tersebut membahas berbagai kesiapan dan upaya dalam menuntaskan kasus keterlambatan pertumbuhan anak di Kabupaten Garut sesuai dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Baca Juga:   Wujudkan "Good Government", Pemkab Garut Luncurkan Aplikasi Srikandi dalam Pengelolaan Arsip

Suherman menyebutkan, berdasarkan laporan daerah yang membutuhkan perhatian untuk penanganan kasus masalah keterlambatan pertumbuhan anak tersebar di 20 desa.

“Ada 20 desa yang menjadi lokus ‘stunting’, oleh karena itu barusan melakukan langkah-langkah dengan sekaligus juga menyampaikan kepada seluruh SKPD agar keterlibatan dalam program dan kaitannya betul-betu nyata,” ujar dia.

Suherman mengimbau seluruh SKPD untuk lebih fokus dalam melakukan langkah terkait dengan penuntasan ‘stunting’ agar bisa terselesaikan dengan cepat sehingga terwujud target menjadikan Garut “zero stunting”.

Baca Juga:   Dari Modal Nol, Brand Jaket Wolfers.Ind Asal Garut Tembus Pasar Asia Tenggara

Salah satu langkah mewujudkan target itu, kata dia, yaitu menjalin kerja sama, selain memaksimalkan penanganan kesehatan juga ditunjang dengan perbaikan infrastruktur, kemudian perbaikan rumah tidak layak huni bagi masyarakat tidak mampu.

“Apa yang diharapkan ‘zero stunting’ dapat terselesaikan di Garut, salah satu contoh di antaranya perbaikan infrastruktur, kemudian juga perbaikan rumah tidak layak huni,” kata Suherman.

Kepala Bidang Sosial Budaya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Garut Iman Purnama Ridho menambahkan, tujuan dari pertemuan tersebut upaya persiapan dalam pelaksanaan penyelesaian kasus ‘stunting’ dengan cara kolaborasi.

Baca Juga:   Petani Garut Menjerit, Tanaman Padi Fuso Karena Diserang Penyakit Blass

Ia berharap kegiatan tersebut bisa menyempurnakan data dari beberapa SKPD dalam program yang berkaitan dengan percepatan penurunan kasus ‘stunting’ di Kabupaten Garut.

“Ini adalah kolaborasi seluruh stakeholder atau SKPD yang ada terkait dengan penanganan ‘stunting’,” kata Iman. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *