Berita

Sambut Lebaran, Patung Macan Cisewu yang Pernah Viral Siap Berganti Baju

×

Sambut Lebaran, Patung Macan Cisewu yang Pernah Viral Siap Berganti Baju

Sebarkan artikel ini
Seorang pekerja sedang mencat patung macan di depan markas Koramis 1123 Cisewu. (Foto: Galih Pawarti)

GOSIPGARUT.ID — Patung macan yang berlokasi di depan markas Komando Rayon Militer (Koramil) 1123 Cisewu, Kabupaten Garut, beberapa waktu lalu pernah viral dan jadi bahan pembicaraan netizen karena bentuk tubuhnya yang mungil dan lucu.

Karena membuat kehebohan dan dianggap tidak mencerminkan kebanggaan leluhur, pada tahun 2017, patung itu pun akhirnya diganti. Yang semula patung macan bentuk tubuhnya berbeda dari patung macan lainnya, diganti dengan patung macan yang bentuknya menunjukan wibawa dan kegarangan anggota TNI.

Semula, pada bagian mulut patung macan “humanis” ini lebih lebar sehingga menyerupai macan yang sedang tertawa.

Yang mengganti patung tersebut adalah anggota Fraksi Golkar DPR RI yang waktu itu masih menjabat sebagai Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. Patung macan baru itu dikirimkan langsung dari Purwakarta dan dipasang pada tempat patung macan yang pertama berdiri.

Baca Juga:   Musim Pancaroba, Delapan Kecamatan di Garut Rawan Angin Puting Beliung  

“Kenapa diganti? Sebetulnya bukan karena jelek tapi karena maungnya lucu, masih anak-anak. Kalau yang ini kan menunjukan wibawa dan kegarangan anggota TNI,” ungkap Dedi Mulyadi kepada wartawan waktu itu.

Ia memberi nama patung macan tersebut dengan nama “Maung Ki Sancang Gugat”. Artinya, maung tersebut kini sudah besar dan siap menggugat persoalan-persoalan yang terjadi di wilayah Garut selatan.

“Tujuan digantinya patung macan itu pun sebagai upaya menjadikan Koramil lebih memiliki makna estetika,” sambung Dedi seraya berharap agar setiap kantor Koramil kini dapat ditata lebih baik lagi, memiliki nilai estetika dan menjadi tempat yang ramah bagi masyarakat.

Baca Juga:   Anggota DPR Minta TNI-Polri Transparan Atas Penanganan Insiden Ledakan Amunisi di Garut

Kini, setelah empat tahun berlalu, patung pemberian Dedi Mulyadi yang diberi nama “Maung Ki Sancang Gugat” itu masih tegap berdiri di depan markas Koramil Cisewu dengan posisi yang siap menerkam mangsa. Tapi sayang, mungkin karena dimakan usia, warna tubuh macan tersebut mulai pudar.

Patung macan di depan markas Koramis 1123 Cisewu. (Foto: Galih Pawarti)

“Ya, alasan warnanya sudah mulai pudar, maka hari ini kami mencat lagi patung macan dengan kualitas warna yang lebih bagus,” papar Taslim, anggota Koramil 1123 Cisewu, saat dihubungi di lokasi pada Sabtu (24/4/2021) siang.

Ia pun berkelakar, karena sebentar lagi akan merayakan Idul Fitri 1442 — di mana kebanyakan orang ingin tampil cantik dengan mengenakan baju baru, patung macan ini pun siap berganti baju dalam menyambut datangnya lebaran tersebut.

Baca Juga:   Patung Macan Cisewu Pernah Jadi Perhatian Sejumlah Media Internasional

Dipercayakan kepada salah seorang ahli cat dan vareasi kendaraan ternama di Kecamatan Cisewu yang mencat patung macan itu. Ia mulai bekerja Sabtu siang (24/4/2021) dan akan rampung pada beberapa hari ke depan.

Saat dilihat pada hari pertama pengecatan, warna patung tersebut masih berwarna dasar putih. Beberapa hari ke depan diprediksi warnanya akan kembali pada warna asli, galibnya warna macan (ada unsur warna hitam, putih, kuning, dan merah). ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *