Wisata

Pengelola TWA Gunung Papandayan Bangun Rumah dengan Ciri Khas Papua

×

Pengelola TWA Gunung Papandayan Bangun Rumah dengan Ciri Khas Papua

Sebarkan artikel ini
Wisatawan menikmati fasilitas rumah dengan konsep rumah adat Papua di Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Minggu (3/1/2021). (Foto: Antara)

GOSIPGARUT.ID — Pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, membangun rumah dengan ciri khas tempat tinggal di hutan Papua yang akan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan saat berkunjung ke tempat wisata alam itu.

“Kita buat ‘cottage’ untuk penginapan, konsepnya rumah yang seperti di hutan Papua,” kata Ginting salah seorang pengelola wisata di TWA Gunung Papandayan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Minggu (3/1/2021).

Ia menuturkan, konsep yang dibangun seperti rumah adat di Papua itu untuk memberikan pelayanan fasilitas yang nyaman dan aman bagi pengunjung saat berwisata di Gunung Papandayan.

Baca Juga:   Pemprov Jabar Ketatkan Pengawasan di Tempat Wisata, Termasuk Santolo dan Kamojang

Konsep rumah adat itu, kata Ginting, terinsipirasi dari keindahan rumah adat di Papua, sekaligus hasil perbincangan dengan sejumlah wisatawan yang membutuhkan tempat menginap dengan ciri khas berbeda.

“Terinsipirasinya karena sering ‘sharing’ sama pengunjung untuk ada penambahan ‘cottage’, karena ‘cottage’ yang ada sudah penuh, kita buatkan model begini,” ujar dia.

Ginting menyampaikan pihaknya sementara baru membangun dua rumah yang lokasinya tidak jauh dari taman bunga edelweis dan area parkiran kawasan wisata tersebut.

Satu rumah, kata dia, sudah selesai dibangun pada akhir tahun 2020 dan sudah ada wisatawan menikmati fasilitas rumah tersebut, mereka mengaku senang mendapatkan pengalaman baru menginap di gunung.

Baca Juga:   Jabar Akan Fokus Kembangkan Desa Wisata di 2023, Salah Satunya Saung Ciburial Garut

“Sementara baru selesai satu rumah dulu, kita coba dulu bagaimana kesannya bagi pengunjung, satu lagi nanti selesai sebulan lagi,” kata Ginting.

Ia menjelaskan, konsep bangunan itu dibentuk atapnya bundar dari bahan kayu, kemudian memiliki satu pintu dan jendela kaca dengan lantai dari keramik untuk kenyamanan pengunjung.

Selanjutnya rumah khas itu berkapasitas untuk tiga orang atau satu keluarga yang memiliki tempat tidur, tersedia ruang televisi, dan kamar mandi yang nyaman.

Baca Juga:   Aktivitas Gunung Papandayan Normal Meski Tangkuban Perahu Erupsi

“Untuk sewanya kita mulai Rp1,5 (juta), sudah termasuk dengan sarapan, dan gratis akses ke tempat kolam air hangat,” ujar Ginting.

TWA Gunung Papandayan salah satu objek wisata alam unggulan di Kabupaten Garut yang menyuguhkan wisata perkemahan, kemudian pemandangan alam pegunungan, pengunjung juga bisa mendekati kawah bekas letusan gunung, hutan mati, dan menikmati pemandian air hangat alami. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *