GOSIPGARUT.ID — Dua rumah di Kampung Cibitung, Desa Garumukti, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, tertimpa longsoran tanah akibat hujan deras yang mengguyur sejak Jum’at (20/11/2020).
Asep dan Rohmah, pemilik rumah terpaksa diungsikan ke rumah saudaranya guna menghindari korban jiwa jika rumah ambruk akibat hujan deras yang terus mengguyur.
“Awalnya hujan deras sejak siang hingga sore hari, tiba-tiba tanah bergerak menimpa rumah. Untungnya rumah tidak sampai ambruk,” kata Asep.
Kepala Desa Garumukti, Edde Sukmana membenarkan dua rumah warga di Kampung Cibitung terancam ambruk karena tertimpa longsoran tanah akibat hujan deras.
“Wilayah Desa Garumukti merupakan wilayah yang rawan bencana karena tanah terus bergerak apalagi ketika musim hujan. Longsor sering terjadi tanpa bisa diprediksi sebelumnya karena hujan deras menyebabkan kondisi tanah labil,” terang dia, Sabtu (21/11/2020).
Untuk mengantisipasi hal yang tidak diharapkan, Pemerintah Desa Garumukti bersama warga Kampung Cibitung dan Babinkamtibmas/ Babinsa, bergotong royong mengeruk longsoran tanah yang menutupi sebagian rumah Rohmah dan Asep.
“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kerugian material mencapai puluhan juta rupiah. Untuk sementara korban yang rumahnya terancam ambruk diungsikan ke rumah yang lebih aman guna menghindari kejadian yang tidak diharapkan,” ujar Edde. (Respati)



.png)











