oleh

Polisi Selidiki Dugaan Alih Fungsi Lahan Penyebab Banjir Bandang di Garut

GOSIPGARUT.ID — Banjir bandang yang melanda sejumlah kecamatan di selatan Kabupaten Garut beberapa waktu lalu diduga akibat alih fungsi lahan. Untuk itu, penyelidikan dilakukan Polres Garut guna mengetahui dugaan alih fungsi lahan yang menjadi penyebab banjir bandang.

Kapolres Garut, AKBP Adi Benny Cahyono mengatakan, pihaknya telah memerintahkan tim Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) untuk melakukan mengumpulkan data dan keterangan. Jika terindikasi banjir bandang dampak kerusakan hutan karena unsur kesengajaan, maka pihaknya akan langsung melakukan proses hukum.

“Jika ada unsur kesengajaan sehingga hutan m niadi rusak kami akan mengarahkan agar segera proses secara hukum,” ujarnya.

Sementara itu Komandan Kodim 0611 Garut, Letkol CZi Deni Iskandar mengatakan penyebab banjir bandang di sejumlah kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Garut akibat terjadinya alih fungsi lahan.

Baca Juga:   Kasus ODP Covid-19 di Garut Bertambah Dua, Warga Cilawu dan Singajaya

Hal tersebut diketahui setelah pihaknya melakukan tinjauan langsung menggunakan helikopter bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), di mana ditemukan kawasan pegunungan Garut Selatan yang seharusnya ditumbuhi pohon keras menjadi tanaman palawija.

“Lahan hutan yang telah berubah fungsi diperkirakan mencapai ratusan hektare,” ungkapnya.

Deni menerangkan, pihaknya kini bersama masyarakat terus melakukan upaya penanaman pohon guna memperbaiki kondisi hutan yang rusak, akibat alih fungsi lahan. Disamping itu puluhan TNI juga terus membantu masyarakat terdampak banjir bandang.

Baca Juga:   Sindikat Pencurian Spesialis Traktor di Banjar Ada yang Berasal dari Garut

“Kami masih membantu masyarakat terdampak banjir bandang, salah satunya saat ini sedang membangun jembatan menghubungkan Desa Paas dengan Desa Depok,” pungkasnya. (Rmol)

Komentar

Berita Terkait