oleh

Tak Pakai Masker dan Disanksi Nyanyi, Remaja di Cisewu Malah Nangis

GOSIPGARUT.ID — Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Polsek, dan Koramil Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jumat (18/9/2020) pagi menggelar razia penegakkan protokol kesehatan Covid-19 di pusat kota Kecamatan Cisewu.

Dalam razia tersebut tim gabungan berhasil menghentikan sejumlah pengendara roda dua dan roda empat yang lewat di depan kantor Kecamatan Cisewu karena tidak menggunakan masker. Kepada para pelanggar petugas memberikan sanksi, mulai dari disuruh push up sampai membacakan teks Pancasila.

Yang paling menarik ketika petugas menghentikan sepeda motor yang dikendarai seorang remaja dan membonceng seorang temannya. Dua remaja putra yang masih duduk di bangku SMP itu terpaksa dihentikan perjalanannya karena keduanya tidak memakai masker.

Seperti kepada pelanggar lainnya, setelah diberi nasihat tentang perlunya menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini, kepada kedua remaja itu pun dijatuhi sanksi. Keduanya disuruh untuk menyanyikan lagu perjuangan.

Baca Juga:   Mayat di Bawah Jembatan Rel KA di Leuwigoong Dievakuasi Selasa Pagi

“Coba nyanyikan lagu Garuda Pancasila…!” perintah seorang anggota Satpol PP sambil mengangkat kedua tangannya, memberi aba-aba agar kedua remaja itu segera menyanyi.

Namun apa yang terjadi? Bukan nyanyian yang keluar dari mulut kedua anak itu, melainkan salah seorang di antaranya malah menangis tersedu-tersedu. Sementara yang satunya lagi hanya melongo di sampingnya seraya melihat ulah temannya yang menangis. (TSN)

Baca Juga:   Pasar Sukajaya Ambruk, Satu Orang Masih Dirawat di Puskesmas Cisewu

Komentar

Berita Terkait