Berita

Demi Terwujudnya DOB Garut Utara, Ketua Apdesi Garut Bergabung di PM Gatra

×

Demi Terwujudnya DOB Garut Utara, Ketua Apdesi Garut Bergabung di PM Gatra

Sebarkan artikel ini
Ketua Apdesi Garut, H. Isep (kanan) bersama Ketua Umum PM Gatra, Holil Aksan Umarzen. (Foto: Aep S)

GOSIPGARUT.ID — Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Garut, H. Isep, bergabung dalam jajaran pengurus Paguyuban Masyarakat Garut Utara (PM Gatra).

Bergabungnya dia dalam kepengurusan PM Gatra tersebut, tiada lain untuk ikut berjuang agar pemekaran Garut Utara menjadi daerah otonomi baru (DOB) segera terwujud.

Di jajaran pengurus PM Gatra, Isep menempati posisi Wakil Ketua II. Surat Keputusan pengakatannya sudah diserahkan Ketua Umum PM Gatra, Holil Aksan Umarzen pada Rabu (2/9/2020) di Sekretariat PM Gatra Jalan Raya Limbangan, Garut Utara.

“Ini tantangan berat bagi saya, di mana saya telah diberi mandat untuk menjadi Wakil Ketua II di PM Gatra yang membidangi soal kewilayahan dan penetapan calon ibukota dan pusat pemerintahan Kabupaten Garut Utara,” kata Isep.

Baca Juga:   Pemkab Garut Segera Inventarisasi Industri Merugi Dampak Padam Listrik

Kepala Desa Sukarame, Kecamatan Leles, ini pun menuturkan, dalam waktu dekat pihaknya akan berembuk dengan para kepala desa dan BPD di Garut Utara untuk bertukar gagasan tentang bagaimana menata dan membangun CDOB Garut Utara yang ideal.

“Kami mau menjadikan kepala desa sebagai mitra kerja dari PM Gatra, karena mereka merupakan bagian utama dari persyaratan administratif untuk pengusungan CDOB Garut Utara,” tandas Isep.

Ia menambahkan, pihaknya akan membuktikan secara faktual kepada para Kades dan BPD tentang potensi-potensi yang ada di wilayah bagian Garut Utara. Baik itu potensi pariwisata, ekonomi, sosial, politik, hukum, maupun potensi lainnya.

Baca Juga:   Balon Legislator Senayan, Holil Aksan Siap Perjuangkan Pemekaran Garut Selatan dan Utara

CDOB Gatra, kata Isep, harus benar-benar “masagi” dalam berbagai hal, sehingga apa yang menjadi persyaratan pemekaran wilayah terpenuhi semuanya.

Gatra itu anu urang, goreng hade kudu diperjuangan ku urang Gatra. Berbagai potensi dan keahlian yang mumpuni ada di Gatra, baik itu SDM, SDA, Sumber Daya Buatan, yang bisa dikembangkan dengan baik,” paparnya.

Isep berharap, para pihak yang ada di Gatra jangan sampai melupakan akan potensi besar yang ada di wilayah ini, seperti Situ Bagendit, Situ Cangkuang, dan potensi lainnya untuk dioptimalkan sebagai aset wisata andalan di Garut Utara sehingga bisa mendongkrak Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Garut Utara.

Baca Juga:   Garut Bakal Dipecah Jadi 3 Kabupaten, Ini Nama-nama Kecamatan yang Akan Masuk ke Masing-masing Wilayah

Ia menjelaskan, luas wilayah dan potensi yang ada di Gatra sangat mendukung. Contohnya, ada sekitar 64 hektare lahan bisa dijadikan sebagai kawasan industri. Untuk itu perlu adanya pemahaman dari seluruh pengurus tentang faktor-faktor pendukung yang ada di Gatra sebagai “daya tawar” kepada pemerintah pusat. (Aep S)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *