oleh

Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Hotel di Garut Beri Diskon Tarif 30 Persen

GOSIPGARUT.ID — Sejak Pemkab Garut mengizinkan hotel dan wisata kembali beroperasi sebulan lalu, diskon tarif hotel dipromosikan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Garut untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke wilayah ini.

Sekretaris PHRI Garut Tanto S. Rieza, menuturkan, diskon tarif hotel itu sebagai strategi untuk memulihkan tingkat kunjungan wisatawan ke Garut. Apalagi masih banyak wisatawan yang ogah datang pascapandemi Covid-19.

“Kami adakan diskon tarif hotel dengan batas 30 persen. Kebijakannya nanti tergantung pengelola hotel dan restoran,” kata Tanto, Sabtu (4/7/2020).

Sejak dibukanya objek wisata pada 8 Juni 2020, tingkat hunian hotel di Garut mulai menggeliat. Wisatawan dari berbagai daerah seperti Bandung, Jakarta, dan kota besar lainnya mulai kembali berdatangan.

Baca Juga:   Selama Libur Lebaran, Pantai Santolo Dikunjungi 87 Ribu Wisatawan

Tingkat hunian hotel saat hari libur akhir pekan mencapai 50 persen. Sedangkan hari biasa diangka 15 persen. Jumlah itu lebih baik dibandingkan pada saat darurat Covid-19.

“Cuma tiga sampai lima persen hunian hotel saat darurat Covid. Banyak karyawan yang dirumahkan karena tak ada tamu yang datang,” ujar Tanto.

Pemberian diskon kamar yang pengelolaannya oleh masing-masing hotel di Garut jadi strategi yang efektif. Setiap hotel juga memberikan pelayanan maksimal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga:   Pengusaha Dukung Pembangunan Infrastruktur Menuju Objek Wisata Garut

“Kami optimis bisa meningkat jumlah wisatawan di masa new normal ini. Protokol kesehatan juga terus kami perhatikan untuk kenyamanan tamu,” tambahnya.

Meski saat ini sudah ada tamu hotel di hari biasa maupun akhir pekan, belum menunjukan kondisi usaha perhotelan kembali normal. Beberapa pegawai juga masih ada yang dirumahkan bahkan harus bergantian kerja.

Baca Juga:   Buka On The Street akan Digelar Serentak di Semua Kota/Kabupaten Jabar

Tanto berharap, status Garut bisa segera ditetapkan sebagai zona hijau. Dengan status itu dapat mendorong wisatawan untuk datang ke Garut dan memulihkan usaha perhotelan serta sektor lainnya di Garut. (Trbn)

Komentar

Berita Terkait