Peristiwa

Tewas Terbungkus Karung, Ai Nuryani Sempat Cari Rumput di Hutan

×

Tewas Terbungkus Karung, Ai Nuryani Sempat Cari Rumput di Hutan

Sebarkan artikel ini
Polisi olah TKP penemuan mayat terbungkus karung di Bandung Barat. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Ai Nuryani (25), warga Kampung Sukalaksana, RT 01 RW 21, Desa Sirnajaya, Kecamatan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat, ditemukan tewas terbungkus karung. Sebelum ditemukan tewas Ai sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.

Mayat ibu rumah tangga itu ditemukan di area hutan yang berjarak tak jauh dari kediamannya, pada Rabu (4/3/2020) pagi oleh seorang warga yang sedang mencari rumput.

Kapolsek Gunung Halu, AKP Yogaswara, mengungkapkan sebelum ditemukan tewas, Ai diketahui berangkat dari rumahnya untuk mencari rumput di kawasan hutan, Selasa (3/3/2020).

Baca Juga:   Dua Desa di Wanaraja Diterjang Angin Puting Beliung, Enam Rumah Rusak

“Penuturan dari pihak keluarga, korban itu dari rumah berangkat ke lokasi sekitaran TKP untuk mencari rumput, sehari sebelum ditemukan meninggal. Kebetulan lokasinya dekat dengan sawah milik korban dan tidak jauh juga dari rumahnya, jadi masih satu kawasan,” kata Yogaswara, Rabu (4/3/2020).

Pihak keluarga khawatir dengan korban lantaran hingga malam tidak kunjung pulang. Hal tersebut lalu dilaporkan ke perangkat desa setempat.

Baca Juga:   Banjir Bandang Terjang Pemukiman Warga di Banjarwangi

“Setelah mendapatkan laporan dari keluarga soal hilangnya korban, malam hari itu warga dan perangkat RW serta desa sempat melakukan pencarian sampai pagi. Saat pagi itu akhirnya ditemukan dalam karung oleh seorang warga yang hendak mencari rumput,” ujar Yogaswara.

Saat ditemukan, warga tak berani membuka dan melaporkan temuan ke pihak kepolisian. “Setelah terima laporan, anggota langsung meluncur ke lokasi penemuan mayat. Setelah itu kami lakukan evakuasi dan Tim Inafis melakukan olah TKP,” katanya.

Baca Juga:   Sebuah Sepeda Motor Terbakar Usai Isi BBM di SPBU Leles, Warga Sempat Panik

Saat ini, mayat Ai sudah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih (RSSA) untuk dilakukan otopsi demi mengetahui penyebab kematian dan memastikan waktu kematiannya.

“Kami belum bisa menyimpulkan penyebab korban meninggal ini karena apa dan kapan korban meninggal. Semua akan terungkap setelah otopsi. Sekarang kami fokus ke pengembangan dan pengungkapan kasus penemuan mayat ini,” ujar Yogaswara. (dtc)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *