Berita

Bupati Garut: Musrenbang Jadi Bahan Masukan untuk Penyempurnaan RKPD

×

Bupati Garut: Musrenbang Jadi Bahan Masukan untuk Penyempurnaan RKPD

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Rudy Gunawan membuka pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan yang dimulai dari Tarogong Kidul, Selasa (4/1/2020). (Foto: Yan AS)

GOSIPGARUT.ID — Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan, Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) merupakan forum antar para pelaku pembangunan di tingkat kecamatan yang bertujuan untuk membahas hasil daftar usulan dari desa/kelurahan sekaligus sebagai bahan masukan untuk penyempurnaan dari rencangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Garut tahun 2021.

Musrenbang itu tentunya diselaraskan pula dengan sumber-sumber perencanaan lainnya, yang dilakukan baik melalui pendekatan politik, teknokratik, maupun partisipatif.

“Saya dengan dr Helmi Budiman sudah enam tahun menjadi Bupati dan Wakil Bupati Garut, tetapi kami harus mempertanggungjawabkan karena kami dipilih dua priode oleh masyarakat, bekerja lebih bersungguh-sungguh dan bertanggung jawab,” kata Rudy, saat membuka resmi tanda dimula pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan yang diawali dari Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (4/2/2020).

“Jadi kalau dipilih dua kali itu bukan karena kita berkuasa, tapi kita harus pertanggungjawabkan. Masyarakat mempunyai harapan besar dari memilih kami dua periode. Oleh sebab itu saya mengukur kebaikan-kebaikan akan selalu ada, hal-hal yang jelek juga ada itu pasti ada akibat dari presepsi dari wilayah politik,” tambahnya.

Baca Juga:   Bukan Sekadar Paham AI, Telkom Dorong Talenta Muda Jadi Solusi

Rudy menegaskan, kalau dilihat wilayah konvesional dari pemerintahan dari tahun ke tahun mengalami kemajuan yang signifikan, di mana saat ini dalam jangka lima tahun kebelakang bertekad menyelesaikan permasalahan, meskipun dengan keterbatasan dana.

“Tapi dana kita itu banyak, tidak pernah terwujud tidak pernah terlihat. Bantuan gubernur dari 2014 sampai 2020 sekarang ini jumlahnya hampir Rp3 triliun itu bantuan dari Gubernur semuanya adalah tersebar dalam bentuk TPT, jalan lingkungan, dan lainnya,” katanya.

Sedangkan APBD yang kemampuan real keuangan hanya Rp400 miliar, sambung Rudy, sudah bisa membuat jalan dari mulai Tarong Kidul, dari jalan Rancabango ke Cimaragas akan ada ringroad jalan yang dapat mengurai kemacetan. Diharapkan tahun 2022 bisa dilalui, dengan catata pemborongnya berkualitas baik dan amanah.

Baca Juga:   Garut Resmi Terapkan Tilang Elektronik, Bupati: Bukan Sekadar Kamera, Ini Soal Kesadaran Kolektif

“Kalau memang misalkan dari bestek atau speknya 15 cm betonnya terus untuk satu meter kubik itu harus delapan sak semennya, jangan hanya dua sak diterapkan, lalu kita tidak mengerjakan sediri tapi dikerjakan dengan pemborong,” ujar dia.

Meski demikian, bupati menyampaikan kepada Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) agar Program KOTAKU bisa dikerjakan oleh BKM saja.

Untuk itu, Rudy menekankan, dalam pengusunan RKPD 2021 harus dilakukan secara berkualitas dan lebih produktif, sehingga perlu memperhatikan dalam hal
penentuan program dan kegiatan harus bersifat menyentuh masyarakat secara langsung.

Di samping itu, pemilihan program juga harus berorientasi terhadap peningkatan investas di daerah dalam upaya mendorong peningkatan pendapat asli daerah, serta perekonomian masyarakat, dan mencari sumber-sumber pembiayaan lain dengan pola kemitraan.

Baca Juga:   Terjunkan 190 Personil Gabungan, Garut Amankan Ratusan Botol Miras yang Siap Edar

“Saya tekankan agar percepatan pembangunan dan pengembangan infrastruktur yang mendukung pusat-pusat ekonomi, infrastruktur pedesaan, khususnya untuk mengatasi ketertinggalan wilayah pedesaan dengan perekonomian masyarakat bisa berkembang,” katanya.

Dalam Musrenbang ini, kata Rudy, perIu membangun komitmen seluruh stakeholder, baik pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk mendukung pencapaian target-target pembangunan yang telah disepakati bersama.

Pelaksanaan Musrenbang akan dilaksanakan di 42 kecamatan hingga 25 Februari mendatang. Di Kecamatan Tarogong Kidul, Musrenbang dihadiri forum koordinasi pimpinan kecamatan (Forkopicam), Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Hj Yati Rochayati, Tim Percepatan Pembangunan dari Bappeda, para kepala desa/lurah se-Kecamatan Tarogong kidul, dan para tokoh masyarakat setempat. (Yan AS)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *