Berita

Dispertan Garut Terjunkan Tim Pengendali Hama Ulat pada Tanaman Jagung

×

Dispertan Garut Terjunkan Tim Pengendali Hama Ulat pada Tanaman Jagung

Sebarkan artikel ini
Petugas menyemprotkan obat anti hama di areal tanaman jagung di Kabupaten Garut, beberapa waktu lalu. (Foto: Dispertan Garut)

GOSIPGARUT.ID — Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Garut  menerjunkan tim untuk melakukan gerakan pengendalian hama ulat yang selama ini menyerang sentra tanaman jagung di 30 kecamatan dan menyebabkan tanaman rusak sehingga membuat petani rugi.

Kepala Dispertan Kabupaten Garut Beni Yoga di Garut menuturkan, tim pengendali dari Dispertan Garut sudah disebar ke daerah sentra tanaman jagung yang dilanda hama ulat tersebut untuk melakukan upaya pemberantasan dan antisipasi dengan para petani.

Upaya yang dilakukan petugas di lapangan, kata dia, di antaranya menyemprotkan obat anti hama khusus ulat dari bahan organik maupun campuran cairan kimia yang dinilai ampuh membasmi hama itu.

Baca Juga:   Garut Alokasikan Rp1,6 Miliar dari Cukai Hasil Tembakau untuk Perkuat 80 Posyandu Primer

“Kita menggunakan cara penanggulangan dengan memanfaatkan jamur dari ulat itu sendiri maupun pestisida khusus ulat,” ujarnya.

Beni menyampaikan, gerakan tim pengendali hama itu akan terus bekerja memantau dan mengatasi tanaman jagung yang terserang hama ulat.

Jika tidak diantisipasi secara dini, kata dia, khawatir hama tersebut terus menyerang untuk memakan tanaman jagung dan menimbulkan kerugian materi lebih besar lagi.

Baca Juga:   Kodim 0611 Garut Gelar Lomba Tahfidz Quran se-Jabar, 425 Peserta Siap Ukir Prestasi dan Keberkahan

“Kalau dibiarkan bahaya, bisa terus menyerang, hama ulat ini selama 24 jam tidak berhenti memakan tanaman jagung,” kata Beni.

Ia mengungkapkan, dari 42 kecamatan di Garut sebanyak 30 kecamatan atau seluas 731 hektare kawasan sentra tanaman jagung sudah terserang hama ulat.

“Daerah yang paling parah terdampak hama atau zona merah yaitu di Kecamatan Malangbong dan Banyuresmi,” kata Beni.

Baca Juga:   Dinas Ketahanan Pangan Garut Raih 6 Penghargaan Bergengsi pada HPS ke-44

Serangan hama itu, tambahnya,  tidak hanya menyerang tanaman jagung di Garut, tetapi di daerah lain seperti Kabupaten Sumedang dan Bandung dilaporkan sama terserang hama ulat.

“Serangan hama ini baru terjadi tahun ini, sebelumnya tidak pernah, hama ulat juga saat ini sedang dikaji oleh pemerintah pusat untuk mengetahui lebih jauh soal jenis hama ini,” katanya. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *