oleh

Garut Selalu Mendapat Tempat di Hati Para Pecinta Gowes

GOSIPGARUT.ID — Kabupaten Garut punya segudang jalur sepeda menarik yang kerap dilalui para pecinta gowes. Kontur alam yang dipenuhi bukit dan pegunungan didukung dengan pemandangan alam yang sangat mempesona membuat Garut selalu mendapat tempat di hati para pecinta gowes.

Bahkan tak jarang setiap minggunya ada orang yang sengaja datang dari luar kota untuk sekedar menjelajahi track gowes di Garut. Ada juga wisatawan yang sengaja membawa sepeda untuk bersepeda di Garut.

Salah satu track favorit pecinta gowes di Garut adalah track Rancabango. Rancabango sendiri adalah sebuah nama desa di kaki Gunung Guntur tepatnya di Kecamatan Tarogong Kaler yang terkenal karena area persawahannya.

Para pesepeda biasanya memulai start dari pusat perkotaan. Mengelilingi perkotaan Garut untuk pemanasan. Untuk menuju Rancabango dari pusat kota, rute yang diambil biasanya melalui jalur Jalan Ahmad Yani, masuk ke Jalan Cimanuk kemudian mengarah ke Jalan Otto Iskandar Dinata sejauh 4,8 kilometer.

Baca Juga:   Pemain Asal Brazil Fabiano Beltrame Resmi Bergabung di Persib

Setelah pemanasan dirasa cukup, baru lah pesepeda masuk ke wilayah Rancabango. Karena Rancabango adalah daerah kaki gunung, maka jalur yang dilalui adalah jalur menanjak.

Tips untuk melalui kawasan ini, goweser diusahakan untuk tetap mempertahankan gigi sepeda di tingkat yang paling ringan. Saat bersepeda di jalur ini, pesepeda akan melalui jalur menanjak kurang lebih sekitar 9 kilometer.

Baca Juga:   Japri Optimis Pasangan Jokowi -- Ma'ruf Menang di Garut 50 Persen

Di sepanjang jalan, goweser akan disuguhkan dengan pemandangan indah kebun dan sawah warga setempat. Hamparan rumput hijau serta udara yang selalu sejuk juga menjadi nilai tambah tempat ini.

Tidak hanya aspal saja yang diinjak saat goweser melintas jalur ini. Namun, ada juga track tanah dan batu yang akan dijumpai. Setelah menempuh semua track yang tersaji, rasa lelah akan terbayar dengan pemandangan indah melihat perkotaan Garut dari ketinggian.

Selain itu, lahan persawahan yang dipenuhi tanaman serta suara gemercik air mengalir dari sungai-sungai kecil membuat rasa capek yang dirasa hilang.

Setelah puas beristirahat di atas, goweser bisa memilih rute untuk pulang. Yang pertama, goweser bisa melalui jalur yang dilalui tadi dan berhenti di kawasan Alun-alun Tarogong untuk kembali beristirahat dan jajan buah kelapa yang dijajakan para pedagang di wilayah itu.

Baca Juga:   Petugas Gabungan Juga FPI Gagalkan Peredaran Miras di Garut

Selain itu, goweser juga bisa mengambil jalur Cilopang dan rute gowes akan diakhiri di kawasan wisata Cipanas. Wisatawan biasanya memilih jalur kembali ini dan kemudian berenang di pemandian air panas Cipanas.

Waktu yang tepat untuk mencoba track gowes ini adalah pagi hari di akhir pekan. Agar cuaca tidak terlalu panas, goweser bisa mengambil start sekitar pukul 05.30 WIB, saat suhu udara masih dingin. (dtc)

Komentar

Berita Terkait