GOSIPGARUT.ID — Penurunan angka stunting di Kecamatan Cisewu dinilai cukup signifikan, merujuk data awal yang dihimpun oleh Puskesmas Cisewu hingga akhir tahun 2019, dari 40 orang sekarang menjadi 14 Orang.
Wakil Bupati (Wabup) Garut Helmi Budiman menegaskan Pemerintah Kabupaten Garut kini terus gencar bersosialisasi dan berkomitmen untuk menekan angka stunting dengan cara memberikan makanan tambahan seperti telur yang kandungan proteinnya dinilai tinggi selama 30 hari, termasuk salah satunya kepada 14 penderita stunting yang berada di Desa Karangsewu.
“Mudah-mudahan dengan konsep pemberian makanan tambahan bagi penderita stunting, penderita stunting di Kabupaten Garut semakin menurun,” kata Helmi, saat memberikan arahan kepada para aparatur kecamatan dan Puskesmas Kecamatan Cisewu pada acara Pemberian Makanan Tambahan Bagi Penderita Stunting, di Aula Desa Karangsewu, Kecamatan Cisewu, Selasa (7/1/2020). (Yanyan AS)



.png)















