Berita

Hadiah Bagi Juara MTQ Kabupaten Garut 2019 Ternyata “Dianjuk”

×

Hadiah Bagi Juara MTQ Kabupaten Garut 2019 Ternyata “Dianjuk”

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Hadiah juara.

GOSIPGARUT.ID — Hadiah bagi para juara Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Garut, yang berakhir Jum’at (25/10/2019) lalu ternyata “dianjuk”. Hingga kini para juara belum menerima hadiah berupa uang pembinaan yang dijanjikan panitia.

Tak heran jika kini para oficial, panitia kecamatan, dan pihak keluarga yang menjadi juara mempertanyakan hadiah tersebut.

“Ada informasi, katanya hadiah menunggu pencairan dari Baznas (Badan Zakat Nasional). Kami juga heran, kenapa hadiahnya dari Baznas. Ini kan APBD, mestinya panitia itu mempersiapkan anggaran jauh jauh hari,” kata salah seorang panitia kecamatan.

Baca Juga:   Lima Pasien Dalam Pengawasan di Garut Dinyatakan Negatif Covid-19

Sementara itu, Ketua Baznas Garut, Rd. Aas Kosasih membantah kalau hadiah juara MTQ dialokasikan dari Baznas. Ia menyebutkan, hadiah dari Baznas hanya untuk umroh salah seorang pemenang, dan itu sudah diberikan. Namun, Aas mengaku sampai saat ini masih punya utang yang belum dibayar ke masing-masing kecamatan.

“Baznas kan memberikan bantuan Rp2,5 juta ke masing-masing kecamatan. Tapi bantuan itu baru dibayar Rp1,5 juta. Nah sisanya baru akan dibayar bulan ini ke semua kecamatan. Kalau itu memang saya akui, dan pernyataan ini sekaligus sebagai klarifikasi atas ramainya pemberitaan di luar yang seolah-olah Baznas yang akan memberikan semua hadiah bagi juara,” ujar Aas.

Baca Juga:   Kecamatan Talegong Sudah Bersiap Selenggarakan MTQ Kabupaten Garut 2023

Terpisah, Camat Garut Kota, Bambang Hapizd membenarkan hadiah berupa uang pembinaan dari panitia untuk pemenang MTQ Garut belum ada yang dibayar.

“Meski Garut Kota sebagai tuan rumah tapi masalah hadiah itu adanya di Panitia Kabupaten, yang anggarannya dari APBD. Juara dari Garut Kota juga sampai saat ini belum menerima. Bukan hanya di sini saja tapi semua juara juga belum menerima. Kalau istilahnya ‘kadeudeuh’ dari masing-masing kecamatan sudah diberikan. Kalau dari panitia belum, biasanya sok lama.” ujar Bambang. (Pap Dindin)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *