Berita

Sejumlah Kepala SMP di Garut Mengeluh Dimintai Sumbangan Oknum Wartawan

×

Sejumlah Kepala SMP di Garut Mengeluh Dimintai Sumbangan Oknum Wartawan

Sebarkan artikel ini
Kwitansi penyerahan dana sumbangan dari SMPN 1 Pamulihan. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Sejumlah kepala SMP di Kabupaten Garut mengeluhkan ulah oknum wartawan yang datang ke sekolahnya sembari meminta sumbangan. Di antara kepala SMP itu ada yang mengabulkan permintaan oknum wartawan, namun ada pula yang menolak dengan alasan tidak ada dana.

Seperti dijelaskan Ketua Musyawarah Kelompok Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Garut, Rd. Yusup Satria Gautama, sudah ada lima kepala sekolah yang mengaku telah kedatangan oknum wartawan yang meminta sumbangan dan jual paksa kaos. Di antara mereka memang ada yang mengabulkan permintaan, namun kebanyakan kepala sekolah menolaknya.

“Alhamdulillah banyak rekan kepala sekolah yang menolak permintaan oknum wartawan itu. Meski ada yang memberi uang tetapi nilainya sedikit,” ujar Yusup, saat dihubungi GOSIPGARUT.ID, Sabtu (19/10/2019).

Baca Juga:   Hikmah Wabah Corona bagi Pengrajin Kulit di Sukaregang Garut

Ia menerangkan, dalam dua minggu terakhir sejumlah kepala SMP, terutama di Garut Selatan, kedatangan oknum wartawan ke sekolahnya yang membawa proposal permintaan sumbangan dana. Adapun dana itu adalah untuk pembiayaan kegiatan hari ulang tahun salah satu media massa.

“Ada kepala SMP yang memberi bantuan, tetapi jumlahnya hanya Rp100 ribu,” jelas Yusup sambil mengirimkan foto kwitansi pemberian dana sumbangan itu melalui Watsapp.

Baca Juga:   Pemkab Garut Salurkan Bantuan Rp1 Juta/Rumah yang Tergenang Banjir Bandang

Ia juga menjelaskan, selain permintaan dana sumbangan dengan menyebar proposal, dua minggu lalu oknum wartawan itu pernah datang ke sebuah SMP dengan membawa kaos Hari Pers Nasional (HPN) yang harus dibeli pihak sekolah.

“Oknum wartawan itu mematok harga kaos Rp300 ribu per biji. Hanya oleh pihak sekolah tidak dibeli, sebab jangankan untuk membeli kaos sementara untuk membayar tenaga honor pun sudah kelabakan. Lucunya, meski sudah menolak membeli oknum wartawan tetap memaksa minta uang bensin,” ujar Yusup.

Baca Juga:   Jadwal Layanan SIM Keliling Wilayah Garut Hari Senin 23 Mei 2022

Terkait dengan peristiwa tersebut, kepala SMPN 1 Cilawu ini mengaku sudah mengeluarkan imbauan kepada para kepala sekolah agar berani menolak segala bentuk permintaan dana dari pihak manapun yang di luar ketentuan. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *