Wisata

Geliat Wanakerta, Ubah Diri dari Miskin Menuju Sejahtera Lewat Sarana Wisata

×

Geliat Wanakerta, Ubah Diri dari Miskin Menuju Sejahtera Lewat Sarana Wisata

Sebarkan artikel ini
Pelayanan publik di Desa Wanakerta, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut. (Foto: Diskominfo)

GOSIPGARUT.ID — Kondisi perekonomian masyarakat Desa Wanakerta, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, dilaporkan masih berada di bawah standar rata-rata kabupaten. Hal ini terbukti dengan masih tingginya jumlah kepala keluarga (KK) miskin di desa tersebut yang berjumlah 1.376 KK dari 2.359 KK atau sekitar 58,32 %.

Dengan demikian, tingkat kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Wanakerta pun dapat diukur dari jumlah penduduk miskin. Selain itu, masyarakat di desa ini pada umumnya masih bersifat konsumtif bukan produktif, sehingga mengakibatkan daya beli masyarakat sangat rendah.

Untuk itu Kepala Desa Sunarkawan dibantu 11 orang stafnya dan didukung masyarakatnya, kini sedang merancang sebuah kawasan wisata agro dengan memanfaatkan lahan yang ada, baik lahan masyarakat maupun lahan carik yang dimiliki guna mensejahterakan warganya.

Baca Juga:   Jadi Tuan Rumah WJTM 2025, Bupati Syakur: Saatnya Wisata Garut Go Internasional

Tidak tanggung-tanggung lahan yang disiapkan tidak kurang dari 15 hektar, yang keuntungannya menggunakan sistem bagi hasil. Ia pun melibatkan 10 kepala desa lainnya di wilayah Kecamatan Cibatu, dengan maksud akan membangun kawasan wisata terpadu. Mulai dari wisata arung jeram, paralayang, dan wisata budaya,

Seperti wisata alam arung jeram, dijelaskan Sunarkawan, akan melibatkan enam desa. Sedangkan untuk wisata paralayang melibatkan empat desa. “Kami juga akan mengembangkan Wisata Curug Kancil, serta pengembangan kesenian buhun, yaitu seni karinding,” ujarnya.

Baca Juga:   Ada Agen BPNT di Cibatu Buka Sebulan Sekali dan Menggesek KKS Malam Hari

Ia berharap dengan program ini setidaknya dapat mendukung reaktivasi transportasi kereta api Cibatu – Garut – Cikajang yang dampaknya diyakini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Kawasan wisata terpadu ini sebagai bentuk komitmen kami para kepala desa, agar para wisatawan dapat betah tinggal di wilayah kami Cibatu khususnya,“ kata Sunarkawan.

Untuk mendukung kesiapannya, rencananya akan diselenggarakan pelatihan arung jeram melibatkan masyarakat di tiga desa (Wanakerta, Kertajaya, Sukalilah) dengan instruktur langsung dari kesatuan Paskhas TNI Angkatan Udara. Sedangkan untuk paralayang, akan dilatih oleh Kesatuan Brimob.

“Mohon do’a restu agar kawasan wisata terpadukami cepat terealisasi,” pinta Sunarkawan.

Baca Juga:   New Normal, Disbudpar Garut Siapkan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

Desa Wanakerta berada di pusat pemerintahan Kecamatan Cibatu, berjarak sekira 21 Km dari ibukota Kabupaten Garut. Sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai buruh tani. Potensi unggulan desa ini, di antaranya, produk tas, mebeuler, aneka anyaman, dan panday besi.

Desa Wanakerta juga memiliki potensi lain di antaranya, hasil pertanian berupa padi, jagung, cabe, tomat, sayuran, dan umbi-umbian. Sedangkan di sektor peternakan, desa inibmengembangkan ternak domba, sapi, ayam, itik, dan lain-lain. (Gun/Fj)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *