oleh

Empat Warga Thailand Jadi Mahasiswa Fakultas Kewirausahaan Uniga

GOSIPGARUT.ID — Di penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2019-2020, seperti biasa Universitas Garut (Uniga) tidak hanya diminati oleh calon mahasiswa yang berasal dari Garut dan wilayah Priangan Timur, tapi dari luar Jawa Barat pun banyak pendaftar untuk menjadi mahasiswa Uniga.

Bahkan dari luar negeri juga ada. Seperti yang terjadi pada tahun ini, Uniga menerima empat orang calon mahasiswa baru yang berasal dari negeri gajah putih Thailand.

Keempat calon mahasiswa tersebut adalah Risuwan Madeng, Muhammad Saki Salae-mae, Muhammad Sofee Deemadee dan Mumadsaidan Abah. Mereka datang dari Kota Narathiwat sebuah ibu kota provinsi (changwat) Thailand. keempatnya mendaftar di fakultas kewirausahaan.

Saat dimintai alasan masuk ke fakultas itu, Mumadsaidan Abah — salah satu dari mereka, mengatakan sepakat ingin pulang ke Thailand dengan membawa ilmu kewirausahaan dan merintis menjadi pengusaha di NarathiwatThailand.

Baca Juga:   SMKN 1 Garut Terima 864 Siswa Baru, Tapi Pendaftar Capai 1.100 Orang

Saidan menambahkan, alasan mereka mendaftar ke fakultas kewirausahaan atas bimbingan seniornya ketika menjadi santri di pesantren Jawiyah Samarang Garut, setelah sebelumnya orang tua mereka di Thailand menginginkan anak-anaknya kuliah di wilayah Garut.

Dra. Hj. Empat Fatimah, salah satu pendiri Fakultas Kewirausahaan Uniga, menilai dengan masuknya empat warga Thailand menambah daftar mahasiswa Uniga yang berasal dari luar negeri setelah sebelumnya mahasiswa berasal dari Pakistan dan Thailand sudah lebih dulu mengenyam pendidikan di PT terbesar di Garut itu.

Hal ini merupakan bukti kepercayaan masyarakat terhadap Uniga. “Harus kita syukuri mahasiswa Uniga dari tahun ke tahun terus bertambah. Salah satu instrument kepercayaan masyarakat terhadap Uniga, bisa dilihat dari kuantitas dan kualitas mahasiswa dan lulusanya,” ujar dia.

Secara kualitas, lanjut Empat, mahasiswa dan lulusan Uniga sudah banyak diserap oleh dunia kerja. Tidak hanya di Indonesia bahkan Jepang sekalipun. Secara kuantitas, jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun terus bertambah. Sampai saat ini terhitung hampir 2.500 calon mahasiswa yang telah mendaftar di Uniga. Semua merupakan hasil kinerja yang baik seluruh civitas akademika Uniga.

Baca Juga:   12 Alumni dan Mahasiswa Uniga Ikut Dilantik Jadi Anggota DPRD Garut, Siapa Saja?

Wakil Dekan Kewirausahaan Bidang Akademik Galih Abdul Fatah Maulani, S.Kom., M.Kom mengatakan, untuk mahasiswa yang datang dari luar Indonesia yang notabene kultur dan budayanya berbeda, tentunya ada materi-materi yang harus disisipkan, apalagi keempat mahasiswa Thailand ini nantinya akan berkiprah menjadi pengusaha di negerinya sendiri.

“Tentunya selain materi kewirausahaan secara universal, juga dibutuhan materi tentang budaya-budaya internasional. Sesuai dengan tujuan dari berdirinya kewirausahaan ini menciptakan lulusan yang tidak hanya berpikir bagaimana mencari pekerjaan, tapi justru menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Galih.

Baca Juga:   Sehari Jelang Pemilu SMKN 1 Garut Gelar Do'a Bersama

Pada dasarnya, tambah dia, saat ini pihaknya terlalu banyak job seeker. Padahal seharusnya berpikir out of the box untuk menjadi bagian dari solusi persoalan bangsa, yaitu menciptakan lapangan pekerjaan. Dan fakultas kewirausahaan merupakan jawaban saat ini juga masa yang akan datang.

Dalam proses pendaftaran dan bimbingan melengkapi persyaratan administrasi keempat mahasiswa asal Thailand tersebut mendapat bimbingan dari asisten dosen Anggun Oktavia Herlianti, S.Pd.

Menurut Anggun, meskipun dalam komunikasi bahasa Inggris mereka agak kurang, tapi dikarenakan mereka berasal dari rumpun melayu dan seorang muslim jadi mereka cukup fasih berbahasa melayu. Hal itu memudahkan komunikasi dengan mereka dalam membimbing sebagai upaya adaptasi dan penyesuaian dunia kampus yang sebentar lagi akan mereka geluti. (Yuyus)

Komentar

Berita Terkait