GOSIPGARUT.ID — Dua mahasiswa dan satu alumni Fakultas Ekonomi Universitas Garut (FE Uniga) sukses menjadi mempresentasikan hasil penelitianya pada Seminar Nasional Teknologi Informasi yang diselenggarakan Fakultas Teknik dan Sains Universitas Ibnu Khaldun Bogor, Rabu, (31/7/2019).
Kedua mahasiswa tersebut yaitu Rahmi Nurul Aulia dan Bani Khaerul Mujadid, serta Risma M Ramadhan yang merupakan alumni Fekon Uniga 2018.
Seminar nasional yang mengusung tema pengembangan technopark melalui penguatan data science di era indutsri 4.0. tersebut diikuti berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia dengan menghadirkan beberapa pembicara.
Sejumlah pembicara itu, di antaranya Dr. Ir. Jumani Appe, M.Si Dirjen penguatan inovasi Kemenristekdikti; Dr. Ir. Jangkung Raharjo, MT, Direktur Bandung Technopark; serta Prof. Dr. Ir. Eriyanto, M.Sc, dosen dan pakar teknologi transfer Univeritas Ibnu Khaldun Bogor.
Perwakilan Fekon Uniga mempresentasikan hasil penelitian bersama antara dosen dan mahasiswa dengan tema besar penggunaan data science untuk bidang ekonomi dan bisnis, di antaranya Rahmi Nurul Aulia memaparkan makalah dengan judul “Persepsi Warganet Mengenai Halal”.
Dalam pengerjaan paper ini, Rahmi mengaku dimentori oleh pembimbing-pembimbing skripsinya di antaranya Dr. Wati Susilawati, SE., M.SI dan Dini Turipanam Alamanda, ST., MSM.
Menurut Dini, pemilihan judul makalah “Persepsi Warganet Mengenai Halal” adalah untuk mendukung posisi Uniga yang telah memiliki lembaga pemeriksa halal sehingga sangat penting untuk mengembangkan penelitian di bidang halal.
Sedangkan Bani Khaerul Mujadid yang merupakan mahasiswa bimbingan dosen Abdullah Ramdhani, SE, M.Si. dan Dini Turipanam Alamanda, ST., MSM, mengangkat isu popular mengenai reaksi warganet terhadap isu penghapusan diskon ojek online.
Dalam crawling data, Bani dibantu oleh tim IT Fakultas Ekonomi Uniga, Fikri Fakhrul Roji. Abdullah Ramdhani mengungkapkan, penelitian kekinian memang sudah seharusnya bersifat multidisiplin dan interdisiplin ilmu, itulah yang dilakukan oleh tim penelitian ini.
Berbeda dengan Rahmi dan Bani, Risma M Ramadhan tidak mengambil big data dan twitter sebagai metode dan media penelitian, namun mengangkat isu mengenai pariwisata gunung dengan pendekatan semiotika dan text mining.
Keunikan metode yang disampaikan pada seminar menjadi pusat perhatian peserta seminar. “Ini sangat berbeda dengan topic lainnya dan layak untuk dikembangkan,” komentar moderator dalam sesi paralel.
Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Garut, Dr. Wati Susilawati, SE., M.Si, mengemukakan, penelitian ini sangat penting bagi fakultas ekonomi terlebih jika penelitian itu berkaitan dengan big data.
“Bagi Fekon Uniga, big data sudah menjadi sebuah kebutuhan mendesak. Ini merupakan langkah yang baik guna menjawab tantangan era industri 4.0. Big data bukan hanya milik orang IT saja, tapi Fekon Uniga juga sangat berkepentingan karena sangat berguna bagi pengembangan keilmuan bidang ekonomi dan manajemen,” ujarnya.
Dr. Wati mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut mendukung sehingga Fakultas Ekonomi Uniga bisa menunjukan kompetensi di bidang penelitan yang dipresentasikan di depan para pakar dan perguruan tingi lain.
“Ini bukti bahwa mahasiswa kita mampu mengembangkan ilmu pengetahuanya. Semoga kesempatan seperti ini bisa jadi motivasi serta bisa membangun kepercayaan diri para mahasiswa khususnya mahasiswa Fakultas Ekonomi Uniga,” kata dia. (Yuyus)



.png)





