Peristiwa

10 Pengawas Pemilu di Garut Sakit dan Satu Orang Meninggal

×

10 Pengawas Pemilu di Garut Sakit dan Satu Orang Meninggal

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Pengawas Pemilu.

GOSIPGARUT.ID — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Garut menyebutkan 10 orang pengawas pemilu tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) menderita sakit, dan satu orang pengawas desa meninggal dunia karena kelelahan dalam melaksanakan tugas pengawasan pencoblosan dan penghitungan.

“Sekitar 10 orang pengawas TPS sakit akibat kelelahan dan satu orang Panwaslu desa meninggal pada saat masa tenang,” kata Komisioner Bawaslu Garut Ahmad Nurul Syahid kepada wartawan, Selasa (23/4/2019).

Ia menuturkan, petugas pengawas dilaporkan harus menjalani penanganan medis secara intensif karena terserang sakit tipus yang salah satu penyebabnya karena faktor kelelahan.

Baca Juga:   Hendak Selamatkan Teman yang Perahunya Terbalik Dihempas Gelombang, Nelayan di Garut Ini Malah Hilang

Mereka, lanjut Ahmad, mengalami sakit setelah selesai melakukan proses penghitungan perolehan suara di tingkat TPS yang berlangsung sampai dini hari.

“Kebanyakan mereka sakit setelah proses pemungutan suara, mereka semuanya sakit tipus akibat kelelahan,” ujar dia.

Sedangkan petugas yang meninggal dunia saat masa tenang, kata Ahmad, bernama Asep Sumer yang bertugas mengawasi pelaksanaan pemilu di Desa Talagasari, Kecamatan Banjarwangi, yang sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit.

Baca Juga:   Petani di Garut Temukan Granat Saat Perbaiki Saluran Air, Tim Gegana Turun Tangan Lakukan Peledakan

“Mungkin faktor kelelahan, tapi beliau sempat sakit dan dirawat,” katanya.

Ahmad menyampaikan, Bawaslu Garut sudah melihat kondisi petugas yang sakit, termasuk melayat dan menghadiri proses pemakaman petugas pengawas yang meninggal dunia sebagai bentuk turut berduka kepada keluarga almarhum.

Bawaslu Garut, lanjut dia, sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengawas di tingkat bawah untuk selalu menjaga kesehatan dan berkoordinasi dengan tim medis agar dapat ditangani lebih cepat ketika sakit.

Baca Juga:   Dua Bocah Terseret Ombak di Pantai Garut Selatan, Satu Ditemukan Meninggal

“Kami selalu mengingatkan agar jaga kesehatan, jika sudah merasa kelelahan bisa memanfaatkan waktu untuk istirahat dan selalu konsultasi dengan tim medis,” kata Ahmad. (Ant/Fj)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *