GOSIPGARUT.ID — Masa pemungutan suara (pencoblosan) Pemilu 2019, saat orang ramai-ramai pergi ke tempat pemungutan suara (TPS), tidak ada yang berubah dengan kondisi di kedai sate “Mang Dedi” yang beralamat di Pengkolan Balongsirah, Desa/Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut pada Rabu siang (17/4/2019).
Di saat sejumlah pedagang yang ada di sekitarnya menutup tempat usahanya karena alasan pergi ke TPS, kedai sate “Mang Dedi” tampak masih buka. Malah, setelah sejumlah orang beres melaksanakan pencoblosan, kedai sate “Mang Dedi” ramai dikunjungi pembeli.
“Saya sendiri beres melaksanakan pencoblosan di TPS pada pukul 08.00. Setelah beres mencoblos, saya langsung membuka kedai karena saya tahu bakal banyak orang yang habis mencoblos di TPS datang ke kedai saya,” ujar Mang Dedi.
Ia menjelaskan, sejak kedainya dibuka pukul 08.30 para pembeli yang datang kebanyakan membeli sate kambing. Sementara yang membeli bakar ayam, hanya beberapa orang saja.
“Biasanya setelah dzuhur banyak pembeli yang minta dibakarkan ayam. Sate kambing biasanya laris pada sore hari. Tapi hari ini, entah kenapa banyak orang yang sejak pagi sudah minta dibakarkan sate,” tambah Dedi.
Ia menerangkan, untuk memenuhi permintaan pembeli akan sate, pada Rabu dinihari pihaknya menyembelih seekor domba ukuran sedang. Dedi memperkirakan, daging seekor domba itu akan habis disate menjelang tengah malam.
“Biasanya para pembeli sate itu paling banyak adalah orang-orang yang sedang melakukan perjalanan di jalur Bandung — Pantai Rancabuaya. Tetapi hari ini, warga lokal pun banyak yang membeli sate,” terang Dedi. (Gun Gun)



.png)





