GOSIPGARUT.ID — Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan bimbingan teknis penguatan kompentensi dalam proses pembelajaran di kelas kepada personel TNI AD pada satuan pendidikan di daerah terluar, tertinggal dan terdepan (3T), selama 4 hari dari 11-14 Maret 2019 di Yonif Raider 303/SSM, Kecamatan Cisurupan, Garut.
Sekretaris Dirokterat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan Dr. M.Q. Wisnu Aji, SE, M.Ed mengatakan, bimbingan teknis ini merupakan pelaksanaan dan perjanjian kerjasama pada tanggal 27 Februari 2019 antara Direktur Jendral GTK dengan Asisten Teritorial KASAD tentang penguatan kompentensi dalam proses pembelajaran di kelas kepada personel TNI AD pada satuan pendidikan di daerah 3T. Untuk memenuhi kebutuhan guru di daerah perbatasan.
“Secara khusus, perjanjian kerjasama ini bukan untuk menjadikan tentara beralih fungsi sebagai guru, namun untuk memberikan bekal bagi prajurit TNI AD yang bertugas di daerah perbatasan dan sewaktu waktu bisa membantu pemerintan dalam memberikan layanan pendidikan bagi masyarakat yang sekolahnya kekurangan guru, di samping melaksanakan tugas utama menjaga kedaulatan NKRI,” ujar Wisnu, Senin (11/3/2019).

Ia menambahkan, bimbingan teknis bagi para personil TNI AD ini bertujuan untuk memberikan penguatan kompentensi dan pembekalan bagi personil TNI AD yang akan mengajar di daerah terluar, tertinggal, dan terdepan.
Dilaksanakan di dua lokasi secara bersamaan, yakni di Batalyon 600 Raider Balikpapan dan Batalyon Infanteri 303 Raider Garut, dengan jumlah peserta masing – masing lokasi 450 orang. Sehingga total peserta sebanyak 900 orang prajurit TNI AD.
“Para personil TNI AD akan di bekali lima kemampuan yaitu penguatan pendidikan karakter, belanegara, baca tulis, hitung , kecakapan hidup, dan kepanduan. Materi ini akan dibimbing dan dilatih oleh widyaswara dan dosen – dosen yang berpengalaman dan terlatih di bidangnya, dengan pola bimtek 40 jam,” kata Wisnu.
Ia menjelaskan, setelah mengikuti bimbingan teknis, para peserta akan ditempatkan di Nunukan dan Malinau, sesuai dengan penempatan tugas penjagaan perbatasan dari Batalyon 600 Raider Balikpapan dan Batalyon 303 Raider Garut.
Turut Hadir pada kesempatan ini Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf AD Brigjen TNI Gathut Setyo Utomo, S.I.P, Kepala LPMP Provinsi Jawa Barat, Komisi IV Bidang Pendidikan DPRD Kabupaten Garut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Aster Kasdivif 1 Kostrad, Komandan Brigif Raider 13 Kostrad, Komandan Kodim 0611 Garut, para pejabat eselon lll dan lV di lingkungan Kemendikbud, dan para narasumber. (MD Sumarna)



.png)









