Berita

Bupati Garut Kecewa Pembangunan Pasar Leles dan Fly Over Mangkrak

×

Bupati Garut Kecewa Pembangunan Pasar Leles dan <i>Fly Over</i> Mangkrak

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Rudy Gunawan. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Bupati Garut Rudy Gunawan menyoroti mangkraknya pembangunan Pasar Leles dan jembatan fly over di Kecamatan Kadungora. Ia mengaku heran, kenapa proyek tersebut mangkrak dan bagaimana solusinya.

Hal itu dikemukakannya saat peresmian Jembatan Maktal 2 di Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (27/2/2019). “Anggaran Pasar Leles sebesar Rp16 miliar, tapi pembangunannya tidak sesuai dengan yang diharapkan dan waktunya pun molor. Sampai saat ini, untuk Pasar Leles belum ada solusinya. Tidak tahu mesti bagaimana,” ujar Rudy.

Dia kecewa atas kinerja pengusaha pembangun Pasar Leles yang disebutnya ternyata pengusaha kere alias tak bermodal. Proyek besar lain yang menjadi sorotannya yakni pembangunan fly over jalan alternatif Kadungora-Leles beranggaran senilai Rp9,141 miliar.

Baca Juga:   Emak-emak Komunitas Senam Rose Club Berikan Bantuan kepada Korban Rumah Ambruk di Cisewu

Berbeda dengan pembangunan Pasar Leles, Rudy menyatakan masih memaklumi molornya pembangunan fly over karena ada revitalisasi kereta api. Sehingga, harus ada kesepakatan terlebih dahulu dengan pihak PT KAI.

Adanya proyek pembangunan yang tak memuasakan walaupun dikerjakan perusahaan dari luar Garut membuat Rudy mulai mempertimbangkan pengerjaan proyek-proyek besar di Garut akan dikerjakan pengusaha asli Garut.

Baca Juga:   DPR RI Nilai PTPN Group Sukses Bangun Fondasi Sawit Masa Depan Melalui Transformasi Digital

Dia beralasan, kalaupun pengerjaan proyeknya ada masalah, maka pihaknya dapat lebih mudah berkomunikasi dan mencarikan solusinya karena proyek tersebut dikerjakan pengusaha asli Garut.

Rudy menyebutkan bahwa kontraktor dari luar Garut ternyata tak dapat menjamin profesionalitas dalam kinerja. ”Ke depan, kita upayakan proyek-proyek di Kabupaten Garut dilaksanakan pengusaha lokal dengan kualifikasi sesuai aturan. Nanti, kita komunikasikan dengan Kadin Garut,” katanya. (IK/Yus)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *