Berita

Keterbatasan Armada, Ratusan Ton Kubik Sampah di Garut Tak Terangkut

×

Keterbatasan Armada, Ratusan Ton Kubik Sampah di Garut Tak Terangkut

Sebarkan artikel ini
Sampah di sekitar Jalan Pembangunan, Astanagirang, Kecamatan Tarogongkidul, sempat berserakan di pinggir jalan karena petugas belum mengangkutnya ke TPA. (Foto: Beni Nurbayani)

GOSIPGARUT.ID — Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Garut menyatakan, masih banyak atau ratusan ton kubik sampah di Garut tidak terangkut karena keterbatasan armada truk sampah yang beroperasi mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Pasirbajing.

“Truk sampah yang dimiliki baru mampu menampung sekitar 200 ton per hari, sedangkan volume sampah di perkotaan mencapai 500 ton kubik, kalau seluruh Garut bisa seribuan ton per hari,” kata Kepala Seksie Pengembangan Teknologi Pengolahan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Garut, Nanang kepada wartawan, Selasa (18/2/2019).

Ia menuturkan, pihaknya terus berupaya mengatasi persoalan sampah termasuk meminimalisasi produksinya, bahkan pemerintah daerah rencananya akan membenahi satu-satunya TPA Pasirbajing yang ada di Garut.

Baca Juga:   Viksit Bharat Run 2025 akan diselenggarakan di Jakarta, Indonesia

Selama ini, kata Nanang, volume sampah cukup banyak, seperti di kawasan perkotaan saja mencapai 500 ton, sedangkan dari berbagai kecamatan di Garut mencapai seribuan ton kubik sampah setiap hari.

Namun sampah di Garut itu, lanjut dia, tidak semuanya bisa terangkut, karena keterbatasan truk pengangkut sampah dari tempat pembuangan sampah sementara ke TPA. “Kondisinya hanya 60 persen dari 37 armada truk pengangkut sampah yang dinyatakan layak jalan,” ujar Nanang.

Baca Juga:   Ada Keseruan Baru di Mall of Indonesia, Bisa Zycling Sampai Jajan CHAGEE

Ia menambahkan, kendala lain yaitu infrastruktur jalan sebagai akses utama menuju TPA Pasirbajing, Kecamatan Tarogongkaler, sulit dilintasi kendaraan pengangkut sampah.

Menurut Nanang, Pemkab Garut akan melakukan perbaikan jalan menuju TPA Pasir Bajing, yang ditargetkan tahun 2019 bisa terealisasikan. “Diharapkan tahun ini bisa tuntas perbaikan akses jalan menuju TPA Pasirbajing,” katanya.

Baca Juga:   Warga Mengeluh, Sampah yang Mengepung Kota Garut Menebar Bau Busuk

Terkait TPA sampah di Garut yang sudah melebihi kapasitas, Nanang mengakuinya, pihaknya akan merevitalisasi TPA Pasirbajing, karena lahan seluas 14 hektare saat ini tidak mampu menampung sampah dari Garut. “Idealnya memang dilakukan penambahan area,” ujar dia. (Ant/Yus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Gusrajab
previous arrow
next arrow
[metaslider id="36580"]
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *