Berita

Pemkab Garut Anggarkan Dana Penanggulangan Sampah di Kelurahan

×

Pemkab Garut Anggarkan Dana Penanggulangan Sampah di Kelurahan

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Rudy Gunawan saat memberikan keterangan pers di Kabupaten Garut. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut siap menganggarkan dana untuk penanggulangan sampah di tingkat kelurahan sehingga produksinya tidak terlalu tinggi yang saat ini kondisinya sudah menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA) Pasirbajing.

“Tahun depan (2020) ada dana kelurahan, mungkin sekitar Rp10 juta untuk dana talang,” kata Bupati Garut Rudy Gunawan kepada wartawan, Jumat (17/5/2019).

Ia menuturkan, persoalan sampah sudah menjadi perhatian khusus Pemkab Garut agar pengelolaannya optimal, dan tidak lagi terjadi penumpukan.

Baca Juga:   Akhir Q2 Stabil, Pasar Kripto Diramalkan Akan Melejit di Q3 2025

Menurut Rudy, persoalan sampah itu sudah seharusnya selesai di tempat pemungutan sementara (TPS), namun saat ini selesainya hingga di TPA Pasirbajing. “Terkait sampah ini nanti ingin ada di TPS itu selesai,” katanya.

Rudy berharap, masalah sampah di Garut harus menjadi kesadaran masyarakat, dan pemerintahan tingkat kelurahan ikut berperan menyelesaikan sampah di daerahnya masing-masing.

Baca Juga:   Kasus Covid-19 Meningkat, Ratusan ASN di Garut Menjalani Swab Test

Menurut dia, upaya yang dapat dilakukan oleh masyarakat maupun kelurahan yaitu dengan terlebih dahulu memilah-milah sampah organik dan anorganik.

“Lurah dan kepala desa jangan diam saja nanti bisa anggarkan dari ADD,” ujar Rudy.

Ia mengungkapkan, Pemkab Garut selama ini memiliki program dalam penanggulangan sampah di masyarakat, namun saat ini program itu belum berjalan sesuai harapan.

Baca Juga:   BRI Finance Jalin Kerja Sama dengan Kejari Tangsel Perkuat Kepatuhan

Rudy mencontohkan, salah satu program yang bisa dilaksanakan masyarakat yakni memanfaatkan sampah yang memiliki nilai jual dan memberikan keuntungan bagi masyarakat.

“Saya ingin sampah-sampah organik yang anorganiknya dipisah dimanfaatkan, selanjutnya nanti dijual,” katanya. (Ant/Fj)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Gusrajab
previous arrow
next arrow
[metaslider id="36580"]
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *