Olahraga

Duh… Liga Garut Asgar Pay Terhenti Karena Wasit Mogok

×

Duh… Liga Garut Asgar Pay Terhenti Karena Wasit Mogok

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Wasit mogok.

GOSIPGARUT.ID — Liga Sepakbola Garut Asgar Pay Tahun 2019 yang baru berjalan tiga hari pertandingan belum bisa dilanjutkan karena para wasit yang biasa ditugaskan pada turnamen sepakbola ini melakukan aksi mogok.

Dan konon, aksi mogok (tidak memimpin pertandingan) tersebut dilakukan akibat ada ketersinggungan para pengadil itu saat bertugas pada sejumlah pertandingan sebelumnya.

“Ada beberapa sebab kenapa para wasit mogok bertugas. Di antaranya karena tersinggung dengan perlakuan Ketua Askab Garut yang seringkali menyalahkan wasit di depan umum. Padahal kan seorang ketua itu tidak berhak menyalahkan wasit, apalagi marah-marah di depan umum,” kata Komite Wasit Garut, Kurnia Setiawan.

Baca Juga:   Terhadang Jepang, Greysia/Apriyani Gagal Raih Gelar di Indonesia Open 2021

Ia menjelaskan, selain karena sering disalahkan pada saat memimpin pertandingan, termasuk pada event lain di luar kegiatan Liga Garut Asgar Pay. Juga, masalah honorarium perangkat pertandingan untuk empat orang wasit dan satu orang pengawas pertandingan pada Liga Garut Asgar Pay ini yang dinilai tidak sesuai dengan kesepakatan awal pun menjadi alasan wasit mogok.

“Sebetulnya kalau masalah keuangan untuk honor perangkat pertandingan itu bisa dibicarakan baik-baik, bukan dengan marah-marah. Intinya bisa diselesaikan dengan komunikasi yang baik,” ujar Kurnia.

Baca Juga:   Anak Usia 5 Tahun Ini Kalahkan para Juara Bulutangkis dari 4 Kecamatan Garut Selatan

Ia menegaskan, aksi mogok bertugas pada Liga Asgar Pay ini akan terus dilakukan sampai adanya penyelesaian di internal Askab PSSI Garut. “Para wasit sudah membuat surat keputusan bersama, tidak akan melanjutkan memimpin pertandingan, sebelum adanya pertemuan semua exco dengan semua pengurus Askab dan semua wasit,” tegas Kurnia.

Ia menambahkan, Askab PSSI merupakan wadah untuk pembinaan baik itu pemain, pelatih, maupun perangkat pertandingan. Askab, dikatakan Kurnia, sebagai awal dari tolak ukur semua yang bergerak di sepakbola, maka jangan menyepelekan pihaknya.

Baca Juga:   Manajer: Persigar Siap Arungi Liga 3 Seri 1 Jawa Barat dari 3 Hingga 18 Desember 2023

“Jangan sampai kami terus jadi bulan-bulanan tentang match fixing, yang pasti ‘No Referee No Games’. Kami juga ingin mengangkat nama baik Garut terutama dalam sepakbola,” kata dia.

Menurut Kurnia, keputusan bersama para wasit untuk menarik diri dari kegiatan Liga Garut Asgar Pay ini sudah dibuatkan surat resmi yang ditujukan kepada para Komite Eksekutif (Exco). (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *