oleh

Duh… Liga Garut Asgar Pay Terhenti Karena Wasit Mogok

GOSIPGARUT.ID — Liga Sepakbola Garut Asgar Pay Tahun 2019 yang baru berjalan tiga hari pertandingan belum bisa dilanjutkan karena para wasit yang biasa ditugaskan pada turnamen sepakbola ini melakukan aksi mogok.

Dan konon, aksi mogok (tidak memimpin pertandingan) tersebut dilakukan akibat ada ketersinggungan para pengadil itu saat bertugas pada sejumlah pertandingan sebelumnya.

“Ada beberapa sebab kenapa para wasit mogok bertugas. Di antaranya karena tersinggung dengan perlakuan Ketua Askab Garut yang seringkali menyalahkan wasit di depan umum. Padahal kan seorang ketua itu tidak berhak menyalahkan wasit, apalagi marah-marah di depan umum,” kata Komite Wasit Garut, Kurnia Setiawan.

Ia menjelaskan, selain karena sering disalahkan pada saat memimpin pertandingan, termasuk pada event lain di luar kegiatan Liga Garut Asgar Pay. Juga, masalah honorarium perangkat pertandingan untuk empat orang wasit dan satu orang pengawas pertandingan pada Liga Garut Asgar Pay ini yang dinilai tidak sesuai dengan kesepakatan awal pun menjadi alasan wasit mogok.

Baca Juga:   Miljan Radovic Mundur dari Pelatih Persib, Ini Alasannya...!

“Sebetulnya kalau masalah keuangan untuk honor perangkat pertandingan itu bisa dibicarakan baik-baik, bukan dengan marah-marah. Intinya bisa diselesaikan dengan komunikasi yang baik,” ujar Kurnia.

Ia menegaskan, aksi mogok bertugas pada Liga Asgar Pay ini akan terus dilakukan sampai adanya penyelesaian di internal Askab PSSI Garut. “Para wasit sudah membuat surat keputusan bersama, tidak akan melanjutkan memimpin pertandingan, sebelum adanya pertemuan semua exco dengan semua pengurus Askab dan semua wasit,” tegas Kurnia.

Baca Juga:   Gadis Garut Bakal Bentrok dengan Ratu Bulutangkis Dunia di Indonesia Open

Ia menambahkan, Askab PSSI merupakan wadah untuk pembinaan baik itu pemain, pelatih, maupun perangkat pertandingan. Askab, dikatakan Kurnia, sebagai awal dari tolak ukur semua yang bergerak di sepakbola, maka jangan menyepelekan pihaknya.

“Jangan sampai kami terus jadi bulan-bulanan tentang match fixing, yang pasti ‘No Referee No Games’. Kami juga ingin mengangkat nama baik Garut terutama dalam sepakbola,” kata dia.

Baca Juga:   Kemenpora dan YKN Gelar Turnamen Futsal U-18 se-Priangan Timur

Menurut Kurnia, keputusan bersama para wasit untuk menarik diri dari kegiatan Liga Garut Asgar Pay ini sudah dibuatkan surat resmi yang ditujukan kepada para Komite Eksekutif (Exco). (Yuyus)

Komentar