GOSIPGARUT.ID — Suatu prestasi yang membanggakan ditorehkan oleh Pradifta Ramadhan Aziz. Anak berusia lima tahun asal Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, itu menjurai turnamen bulutangkis yang diikutinya belum lama ini.
Turnamen dimaksud adalah open turnamen bulutangkis kelas anak-anak yang diikuti oleh para juara bulutangkis di empat kecamatan di Garut Selatan, yaitu Cisewu, Talegong, Caringin, dan Bungbulang. Turnamen diselenggarakan di GOR Desa Sukajaya, dari tanggal 5 hingga 7 Agustus 2022.
Selain jadi juara dalam kejuaraan tersebut, anak bungsu dari dua bersaudara pasangan Andi Aziz dan Winda Widyawati itu juga telah menyedot perhatian banyak orang karena kemampuannya dalam bertanding badminton.
“Dalam turanem yang digelar belum lama ini anak saya adalah pemain paling muda, namun alhamdulillah bisa mengalahkan pemain yang usianya sedikit lebih tua darinya,” ungkap Andi Aziz, ayah dari Pradifta Ramadhan Aziz, Rabu (10/8/2022).
Ia menjelaskan, dengan prestasi yang diraihnya itu, Pradifta ditawari untuk jadi anak didik di salah satu persatuan bulutangkis di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Di PB tersebut, Pradifta akan disekolahkan dan dicetak untuk menjadi pemain bulutangkis bermental juara.
“Selama ini anak saya dilatih bulutangkis di PB Sukajaya dengan pelatih Meiki. Anak saya mengikuti latihan itu sejak usia 1,5 tahun,” ujar Andi.
Ia bertekad akan terus mengembangkan bakat dan minat anak bontotnya itu, sehingga cita-cita Pradifta untuk menjadi pemain bulutangkis kaliber internasional bisa tercapai. ***



.png)





