Berita

Polsek Garut Kota Buru Terduga Pungli Sopir Truk Logistik di Tegalkurdi

×

Polsek Garut Kota Buru Terduga Pungli Sopir Truk Logistik di Tegalkurdi

Sebarkan artikel ini
Polsek Garut Kota memburu terduga pungli sopir truk logistik,Tegalkurdi.

GOSIPGARUT.ID — ​Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Garut Kota menyelidiki dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang membebani para pengemudi angkutan barang di kawasan pergudangan Jalan Tegalkurdi, Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota, Jumat, 2 Oktober 2026. Penyelidikan dilancarkan merespons keluhan para sopir logistik yang kerap diperas saat hendak membongkar muatan.

​Petugas Unit Reskrim Polsek Garut Kota menyisir kompleks pergudangan serta mendatangi persimpangan Tegalkurdi untuk menggali fakta. Dari penelusuran awal, polisi mengidentifikasi seorang pria yang disinyalir sering beroperasi sebagai juru parkir liar atau “pak ogah” di titik masuk kawasan tersebut. Namun, terduga pelaku keburu kabur saat petugas tiba di lokasi.

​Kepala Polsek Garut Kota Komisasris Zainuri menyatakan kepolisian bergerak cepat begitu menerima aduan masyarakat demi menjaga kelancaran arus barang dan kondusivitas wilayah.

Baca Juga:   Earthworm Foundation bersama Pemerintah Provinsi Riau Menyelenggarakan Lokakarya untuk Memperkuat Ketahanan melalui Pendekatan Lanskap Terpadu dan Berkelanjutan

​”Kami menindaklanjuti setiap informasi masyarakat dengan melakukan pengecekan langsung serta meminta keterangan dari pihak-pihak terkait untuk memastikan kebenaran informasi,” kata Zainuri saat dikonfirmasi, Jumat, 2 Oktober 2026.

​Dugaan pemerasan di jalur logistik ini dikuatkan oleh kesaksian pengelola kawasan. Kepala gudang setempat membenarkan kerap menerima keluhan dari para sopir truk intersitusional. Meski manajemen tidak menyaksikan langsung transaksi ilegal tersebut, para pengemudi mengaku berulang kali dimintai sejumlah uang tanpa dasar aturan yang jelas.

Baca Juga:   Polsek Garut Kota Amankan Mahasiswa Pencuri Uang Rp7 Juta dari Mobil Terbuka di Jalan Bratayuda

​Polisi memastikan penyidikan tidak akan berhenti meski terduga pelaku telah melarikan diri. Tim penyidik terus mengumpulkan alat bukti dan memetakan modus operandi pemerasan yang kerap memanfaatkan celah di jalanan tersebut.

​Untuk memperkuat penindakan hukum, kepolisian mendesak para pengemudi angkutan maupun warga lokal tidak takut melapor jika mengalami intimidasi atau pungli di jalan raya.

​”Kami mengimbau masyarakat, khususnya para sopir angkutan, apabila mengalami atau mengetahui adanya pungutan tidak sah, segera informasikan kepada kepolisian agar dapat ditindak sesuai prosedur,” tegas Zainuri.

Baca Juga:   Ada Makanan Berbahaya, Tiga SKPD di Garut Dipinta Awasi Jajanan Anak Sekolah

​Praktik pungli di simpul-simpul distribusi barang kini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Garut. Selain menambah beban finansial pengemudi, pemerasan berkedok jasa parkir liar ini dinilai merusak ekosistem pasokan logistik dan mengganggu iklim usaha di kawasan bisnis lokal. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel Iklan
Ade poniman
previous arrow
next arrow
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *