GOSIPGARUT.ID — Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyebutkan penyelenggaraan Liga Jabar Istimewa U-12 Zona Priangan Timur tidak hanya menjadi wadah pembinaan atlet usia dini, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan mendorong berkembangnya sektor wisata olahraga di Kabupaten Garut.
Pernyataan tersebut disampaikan Syakur saat menghadiri pembukaan Liga Jabar Istimewa U-12 Zona Priangan Timur yang digelar di Sarana Olahraga (SOR) RAA Adiwijaya, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (13/6/2026).
Menurut Syakur, maraknya penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga di Garut dalam beberapa waktu terakhir merupakan perkembangan yang patut diapresiasi. Selain mendorong masyarakat untuk menjalani pola hidup sehat melalui aktivitas fisik, kegiatan olahraga juga dinilai mampu menggerakkan perekonomian daerah.
“Ini menurut saya sesuatu yang baik. Olahraga mengajak orang untuk melaksanakan aktivitas fisik supaya sehat dan hebat. Yang tidak kalah penting, kegiatan seperti ini juga berdampak pada ekonomi,” kata Syakur.
Ia menjelaskan, kehadiran peserta dari berbagai daerah membawa manfaat langsung bagi pelaku usaha lokal. Mulai dari sektor kuliner, transportasi, penginapan, hingga usaha mikro di sekitar lokasi kegiatan berpotensi merasakan dampak positif dari meningkatnya mobilitas masyarakat selama turnamen berlangsung.
Liga Jabar Istimewa U-12 Zona Priangan Timur tahun ini diikuti 32 tim yang berasal dari enam kabupaten dan kota di wilayah Priangan Timur, yakni Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran.
Ratusan atlet muda, ofisial, serta keluarga yang mendampingi peserta diperkirakan berada di Garut selama kompetisi berlangsung. Kondisi tersebut, menurut Syakur, menjadi peluang ekonomi yang harus dimanfaatkan sekaligus dikelola dengan baik.
“Selain mencari atlet-atlet yang baik untuk mewakili Priangan Timur, kami berharap kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat,” ujar Syakur.
Melihat tingginya minat penyelenggaraan event olahraga di Garut, Syakur juga mendorong penguatan konsep sport tourism atau wisata olahraga. Ia menilai Kabupaten Garut memiliki potensi besar untuk menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan olahraga tingkat regional maupun nasional.
Untuk mendukung hal tersebut, ia meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut terus melakukan pembenahan fasilitas di kawasan SOR RAA Adiwijaya agar semakin representatif dan mampu memenuhi kebutuhan berbagai event olahraga.
Menurut Syakur, kualitas sarana dan prasarana menjadi faktor penting dalam menarik penyelenggara maupun peserta untuk kembali menggelar kompetisi di Garut.
Di akhir sambutannya, Syakur berpesan kepada panitia agar menjaga mutu penyelenggaraan turnamen dengan mengutamakan pelayanan, keamanan, ketertiban, dan sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Saya titip kepada para penyelenggara agar memberikan kepuasan kepada para peserta sehingga kegiatan ini berjalan aman, tertib, lancar, dan sportif. Kalau penyelenggaraannya baik, insya Allah kegiatan seperti ini akan kembali diselenggarakan di Garut,” kata dia. ***



.png)











