Berita

Jalan Desa Cisewu Senilai Rp1 Miliar Belum Dibayar, DPRD Garut Jadwalkan Audiensi

×

Jalan Desa Cisewu Senilai Rp1 Miliar Belum Dibayar, DPRD Garut Jadwalkan Audiensi

Sebarkan artikel ini
Ruas jalan antara Kampung Datarkadu -- Kampung Lio di Desa Cisewu, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, yang menelan anggaran Rp1 miliar dan belum dibayarkan kepada pihak kontraktor.

GOSIPGARUT.ID — DPRD Kabupaten Garut akan menggelar audiensi terkait pembangunan jalan desa di Desa Cisewu, Kecamatan Cisewu, yang menelan anggaran Rp 1 miliar dari APBN Hibah Kompetitif Tahun Anggaran 2024. Audiensi ini digelar menyusul munculnya persoalan belum dibayarkannya pekerjaan kepada kontraktor pelaksana meski proyek telah dikerjakan.

Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat (12/6/2026) pukul 14.00 WIB di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Garut. Audiensi akan difasilitasi Komisi II DPRD Garut sebagai tindak lanjut atas permohonan yang diajukan organisasi Pemuda Akhir Zaman (PAZ).

Ketua DPRD Garut Aris Munandar melalui surat bernomor 400.14.6/360/DPRD-2026 tertanggal 11 Juni 2026 menyampaikan bahwa DPRD menerima permohonan audiensi untuk membahas permasalahan pembangunan jalan di Desa Cisewu yang menghabiskan anggaran Rp 1 miliar.

Baca Juga:   KAI Divre III Palembang Antisipasi Cuaca Ekstrim, Jaga Petak Jalur Rel KA Daerah Rawan Bencana

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa proyek jalan yang menjadi objek pembahasan bersumber dari APBN Hibah Kompetitif Tahun 2024. Audiensi digelar untuk memperoleh penjelasan dari berbagai pihak terkait mengenai pelaksanaan proyek dan persoalan yang muncul setelah pekerjaan selesai dilaksanakan.

PAZ sebagai pihak pengusul audiensi menilai persoalan tersebut perlu dibuka secara transparan karena menyangkut penggunaan anggaran negara dan kepentingan masyarakat. Organisasi tersebut meminta DPRD menjalankan fungsi pengawasannya guna memastikan tidak ada persoalan administrasi maupun tata kelola yang menghambat penyelesaian pembayaran kepada kontraktor.

Selain membahas status pembayaran, audiensi juga diharapkan mengungkap secara jelas proses perencanaan, pelaksanaan, hingga mekanisme pencairan dana proyek. Langkah ini dinilai penting agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai penggunaan anggaran publik yang nilainya mencapai Rp 1 miliar.

Baca Juga:   Dalam Audensi Warga dengan BPD, Kades Cisewu Diduga Embat Dana Desa Sebesar Rp415 Juta

Masalah pembayaran pekerjaan konstruksi kerap berdampak pada keberlangsungan usaha kontraktor dan pelaksanaan program pembangunan berikutnya. Karena itu, kejelasan status proyek menjadi hal yang dinantikan berbagai pihak, terutama masyarakat Desa Cisewu yang menjadi penerima manfaat pembangunan jalan tersebut.

DPRD Garut melalui Komisi II diperkirakan akan meminta penjelasan dari pihak-pihak yang terlibat dalam program tersebut, termasuk instansi teknis yang memiliki kewenangan terhadap pengelolaan anggaran dan pelaksanaan kegiatan. Hasil audiensi nantinya dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar bagi DPRD untuk menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah daerah maupun pihak terkait lainnya.

Baca Juga:   Pemprov Jabar Siapkan Rp500 Juta untuk Pipanisasi Atasi Kekeringan di Kertajaya Garut

Pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu program yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di wilayah selatan Garut. Karena itu, setiap persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan proyek maupun penggunaan anggarannya menjadi perhatian publik.

Hingga Kamis (11/6/2026), belum ada penjelasan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai penyebab belum terealisasinya pembayaran kepada kontraktor. Audiensi yang akan digelar DPRD Garut diharapkan mampu menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang sekaligus memberikan kepastian terhadap penyelesaian persoalan tersebut. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *