GOSIPGARUT.ID — Masa libur sekolah dimanfaatkan sejumlah siswa SMP Negeri 1 Garut untuk terus mengasah kemampuan di bidang olahraga dan seni. Hasilnya, para peserta didik berhasil meraih berbagai prestasi pada kompetisi tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional, sekaligus mengharumkan nama sekolah.
Kepala SMP Negeri 1 Garut, Yusup Gautama, mengapresiasi capaian para siswanya yang tetap produktif selama masa liburan. Menurut dia, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi sekolah sekaligus bukti bahwa pengembangan potensi peserta didik dapat terus dilakukan di luar kegiatan belajar mengajar.
“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi sekolah. Kami berharap para siswa terus semangat berlatih, menjaga prestasi, dan mampu menjadi teladan bagi teman-temannya sehingga dapat terus mengharumkan nama SMP Negeri 1 Garut,” ujar Yusup Gautama.
Salah satu siswa yang menorehkan prestasi gemilang adalah Qalesya Qaisara Noor Zhahira. Selama masa liburan sekolah, ia berhasil membawa pulang empat medali, yakni dua medali emas dan dua medali perak dari sejumlah kejuaraan bergengsi.
Prestasi pertama diraih pada Liga Pelajar se-Jawa Barat yang berlangsung di Bandung pada 29–31 Mei 2026. Dalam ajang tersebut, Qalesya berhasil menjadi Juara 1 Beregu Pemula Putri.
Keberhasilan itu berlanjut pada Kejuaraan Nasional Kapolri Cup yang digelar di Tangerang pada 25–28 Juni 2026. Qalesya kembali meraih Juara 1 Beregu Pemula Putri, mempertegas konsistensinya di tingkat nasional.
Tak berhenti sampai di situ, pada Sirkuit Seri 2 Jawa Barat di Cirebon yang berlangsung pada 3–5 Juli 2026, ia kembali menyumbangkan dua medali dengan meraih Juara 2 Perorangan Pemula Putri serta Juara 2 Beregu Pemula Putri.
Prestasi juga datang dari cabang pencak silat. Seorang siswi SMP Negeri 1 Garut sukses meraih Juara 1 Perorangan Pra-Remaja Putri dan Juara 1 Berkelompok Pra-Remaja Putri pada Festival Seni Tradisi dan Pencak Silat Tingkat Kabupaten Garut.
Sementara itu, Muhammad Raziq Dzikri, siswa kelas 7K, turut mengharumkan nama sekolah setelah menjadi juara pada kejuaraan Stand Up Fight dan Street Boxing Amatir Terbuka Antar Sasana/Camp se-Indonesia bertajuk “Fighter Reborn Series 8th”.
Yusup mengatakan, berbagai capaian tersebut menunjukkan bahwa siswa mampu memanfaatkan waktu liburan untuk mengikuti pembinaan dan kompetisi sesuai minat serta bakat masing-masing. Menurutnya, sekolah akan terus memberikan dukungan agar para peserta didik dapat berkembang secara optimal, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Ia berharap deretan prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berlatih, berkompetisi secara sehat, serta membawa nama baik sekolah di berbagai ajang pada masa mendatang. (Yuyus)



.png)











