Berita

Fokus Jangka Pendek, Bupati Garut Pilih Pengembangan Sumur Kamojang Ketimbang Papandayan

×

Fokus Jangka Pendek, Bupati Garut Pilih Pengembangan Sumur Kamojang Ketimbang Papandayan

Sebarkan artikel ini
Sumur panas bumi Kamojang. (Foto: Antara)

GOSIPGARUT.ID — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyatakan lebih memprioritaskan rencana pembangunan sumur baru panas bumi di kawasan Kamojang dibandingkan eksplorasi panas bumi di Gunung Papandayan yang dinilai masih membutuhkan waktu panjang hingga dapat beroperasi.

Menurut Syakur, langkah jangka pendek dinilai lebih realistis untuk segera mendongkrak pendapatan daerah, khususnya dari sektor energi panas bumi.

“Menurut saya, yang menarik rencana pemerintah dalam jangka waktu pendek akan ada penambahan sumur baru di Kamojang. Papandayan itu masih panjang, saya lebih suka fokus yang jangka pendek,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga:   Bupati Garut Beri Pesan Tegas kepada PKL: Tertib atau Ditertibkan?

Syakur menegaskan, Pemerintah Kabupaten Garut saat ini tengah mengejar sumber-sumber pendapatan riil yang dapat segera dirasakan manfaatnya, salah satunya melalui peningkatan Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor panas bumi.

“Saya lagi mengejar sumber-sumber pendapatan yang riil,” tandasnya.

Selain Kamojang, Syakur juga menaruh perhatian pada potensi panas bumi di Karaha, Gunung Talaga Bodas. Ia mengungkapkan, saat ini pemanfaatan energi di wilayah tersebut baru mencapai sekitar 20 megawatt (MW), sehingga masih terbuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut.

Baca Juga:   139 Personel Polres Garut Naik Pangkat Awal 2026, Kapolres Tekankan Amanah dan Integritas

Syakur berharap kapasitas produksi di Karaha dapat terus ditingkatkan guna mendukung penerimaan daerah dari sektor energi.

Sementara itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), lewat Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), telah menunjuk PT Daya Mas Papandayan Geothermal sebagai calon pelaksana Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) panas bumi.

Baca Juga:   Jelang Lebaran, Bupati Garut Cek Jalur Wisata Selatan hingga Pantai, Soroti Antisipasi Macet

Penugasan tersebut mencakup wilayah Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, serta Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Penunjukan itu tertuang dalam surat pengumuman Nomor 3.Pm/EK.04/DEP/2026 tertanggal 9 Januari 2026.

Meski demikian, proyek eksplorasi di Papandayan diperkirakan masih memerlukan tahapan panjang sebelum dapat memasuki fase produksi, sehingga belum menjadi prioritas utama Pemkab Garut dalam waktu dekat. (Ary)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *