GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten Garut mulai menggenjot penataan jaringan telekomunikasi untuk mengatasi kabel udara yang semrawut di kawasan perkotaan. Program ini ditargetkan mulai berjalan dalam waktu satu bulan sebagai langkah awal menuju wajah kota yang lebih rapi, aman, dan nyaman.
Upaya tersebut mengemuka dalam pertemuan antara jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Garut dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Jawa Barat di Pamengkang Pendopo, belum lama ini.
Penataan jaringan ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Garut, Syakur Amin, yang mendorong percepatan perapihan kabel udara, khususnya di jalur protokol dan pusat aktivitas masyarakat.
Kepala Diskominfo Garut Agus Kurniawan menyampaikan, kolaborasi dengan Apjatel menjadi kunci dalam merealisasikan penataan infrastruktur telekomunikasi yang selama ini dinilai mengganggu estetika kota dan berpotensi membahayakan keselamatan.
“Dalam jangka pendek, fokus kami adalah perapihan kabel udara agar terlihat lebih tertata. Targetnya bisa mulai berjalan dalam satu bulan ini,” ujarnya.
Selain penanganan cepat, pemerintah juga menyiapkan strategi jangka panjang berupa relokasi jaringan kabel ke bawah tanah melalui sistem ducting. Program ini akan diprioritaskan di titik-titik kritis yang selama ini menjadi sorotan karena kepadatan kabel.
Ketua Apjatel Jawa Barat, Yudiana Arifin, memastikan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh program tersebut melalui kerja sama lintas operator.
“Perapihan kabel akan kami percepat sesuai arahan pemerintah daerah. Ke depan, kami juga siap mendorong program ducting di area strategis agar penataan lebih permanen,” kata Yudiana.
Menariknya, seluruh proses penataan ini tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pendanaan dilakukan secara mandiri melalui skema gotong royong antaroperator telekomunikasi yang beroperasi di Garut.
Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk menciptakan tata ruang telekomunikasi yang lebih modern dan profesional, sekaligus meningkatkan kenyamanan warga saat beraktivitas di ruang publik.
Dengan dimulainya program ini, Pemerintah Kabupaten Garut menargetkan wajah kota yang lebih tertib secara visual, serta infrastruktur digital yang mampu mendukung perkembangan layanan telekomunikasi ke depan. ***



.png)







