GOSIPGARUT.ID — Jembatan penghubung antara Desa Pasirlangu dan Desa Tanjungjaya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, terputus akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, Kamis (9/4/2026).
Peristiwa itu terjadi di sekitar Kampung Cirindu, Desa Tanjungjaya. Jembatan Ciwarunga yang mengalami kerusakan diketahui memiliki panjang sekitar 14 meter, lebar 4 meter, dan kedalaman mencapai 4,6 meter.
Akibat putusnya jembatan tersebut, akses jalan penghubung antar desa terganggu dan berdampak langsung pada aktivitas masyarakat setempat.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polres Garut bersama Polsek Pakenjeng dan unsur terkait langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Turut hadir dalam kegiatan itu Kapolsek Pakenjeng Iptu H. Muslih Hidayat, Tim BPBD Garut, Tim SAR Brimob, Camat Pakenjeng, Kepala Desa Pasirlangu, serta perangkat wilayah setempat.
H. Muslih Hidayat mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, jembatan terputus akibat tingginya intensitas hujan yang melanda wilayah Kecamatan Pakenjeng.
“Jembatan penghubung antar desa tersebut terputus akibat intensitas hujan yang tinggi, sehingga berdampak pada akses jalan dan aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Saat ini, pihak kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan koordinasi untuk penanganan lebih lanjut, termasuk upaya pemulihan akses warga.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah tersebut. ***



.png)
























