Peristiwa

Usai Konvoi Nobar Persib, Seorang Pria Ditemukan Tergeletak di Jalan Ibrahim Adjie Garut

×

Usai Konvoi Nobar Persib, Seorang Pria Ditemukan Tergeletak di Jalan Ibrahim Adjie Garut

Sebarkan artikel ini
Seorang pria ditemukan tergeletak di Jalan Ibrahim Adjie Kabupaten Garut.

GOSIPGARUT.ID — Seorang pria ditemukan tergeletak di pinggir Jalan Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Minggu (10/5/2026) malam, diduga menjadi korban penganiayaan usai kegiatan konvoi nonton bareng Persib Bandung. Korban langsung dievakuasi personel Sat Samapta Polres Garut yang tengah berpatroli di wilayah tersebut.

Peristiwa itu terjadi saat Unit Turjawali dan Unit Dalmas Sat Samapta Polres Garut melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tindak kriminal C3, balap liar, hingga pungutan liar di sejumlah titik rawan.

Kasat Samapta Polres Garut AKP Ardiyanto mengatakan, petugas menemukan korban dalam kondisi tergeletak di badan jalan dan diduga baru saja mengalami pemukulan oleh orang tidak dikenal (OTK).

Baca Juga:   Warga Cibatu Tewas Tertemper Kereta Api Saat Berjalan di Dekat Rel, Polisi: Terjadi dalam Hitungan Detik

“Korban ditemukan saat anggota melaksanakan patroli malam. Diduga korban mengalami penganiayaan setelah kegiatan konvoi nobar Persib,” ujar Ardiyanto, Senin (11/5/2026).

Melihat kondisi korban, personel Sat Samapta yang dipimpin langsung AKP Ardiyanto segera memberikan pertolongan pertama sebelum membawa korban ke Puskesmas Tarogong untuk mendapatkan penanganan medis.

Situasi di lokasi sempat menjadi perhatian warga dan pengguna jalan. Polisi kemudian melakukan pengaturan arus lalu lintas guna menghindari kemacetan di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga:   Puluhan Anak di Garut Diduga Direkrut Masuk Negara Islam Indonesia 

Selain melakukan evakuasi, petugas juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat berkendara dan tidak mudah terprovokasi dalam euforia kegiatan konvoi.
Ardiyanto menuturkan, hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dugaan penganiayaan tersebut.

“Saat ini kami masih melakukan pendalaman terkait dugaan pemukulan oleh OTK. Penyelidikan terus dilakukan untuk mengetahui pelaku dan motif kejadian,” kata Ardiyanto.

Baca Juga:   Televisi Meledak, Sebuah Gudang di Wanaraja Garut Hangus Terbakar

Ia menegaskan, kehadiran polisi di lapangan merupakan bentuk respons cepat dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, terutama saat terjadi situasi darurat di ruang publik. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *