Peristiwa

Longsor Tutup Total Jalan Raya Ciparay di Cihurip, Akses Warga Lumpuh Satu Jam

×

Longsor Tutup Total Jalan Raya Ciparay di Cihurip, Akses Warga Lumpuh Satu Jam

Sebarkan artikel ini
Longsor menimbun penuh badan Jalan Raya Ciparay Kecamatan Cihurip, Kabupaten Garut, pada Jumat malam (5/12/2025).

GOSIPGARUT.ID — Akses utama menuju wilayah Ciparay di Kecamatan Cihurip, Kabupaten Garut, lumpuh total setelah tanah longsor menimbun penuh badan Jalan Raya Ciparay pada Jumat malam (5/12/2025) sekitar pukul 20.00 WIB. Material tanah dan batu yang meluncur dari tebing setinggi 10 meter membuat jalur tersebut tak bisa dilewati kendaraan sama sekali.

Peristiwa itu sontak mengejutkan warga sekitar, mengingat Jalan Raya Ciparay merupakan satu-satunya jalur penghubung antardesa di kawasan perbukitan Cihurip. Saat kejadian, kondisi jalan gelap dan licin usai diguyur hujan deras.

Kapolsek Cihurip, Iptu Samsul Arifin, mengatakan longsor terjadi dengan panjang sekitar lima meter sehingga seluruh permukaan jalan tertutup material.

Baca Juga:   Pemkab Garut Akan Perbaiki 2 Ruas Jalan di Cihurip dan Singajaya Senilai Rp14 Miliar

“Longsoran menutup jalan sepenuhnya sehingga kendaraan tidak bisa melintas. Kami langsung melakukan pengecekan lokasi untuk memastikan kondisi dan potensi bahaya lanjutan,” ujar Samsul.

Menerima laporan warga, personel Polsek Cihurip segera menuju lokasi. Mereka kemudian berkoordinasi dengan PUPR dan mengerahkan warga sekitar untuk melakukan pembersihan material secara gotong royong.

Proses penanganan berlangsung sekitar satu jam di tengah kondisi medan yang cukup sulit. Pada pukul 21.00 WIB, jalur akhirnya bisa kembali dilalui kendaraan. Namun, untuk mengantisipasi longsor susulan, petugas memberlakukan sistem buka–tutup.

Baca Juga:   Dua Lansia di Cihurip Garut Tinggal Bersama di Rumah Tidak Layak Huni dalam Kondisi Sakit

Iptu Samsul mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan, terutama saat melintas di jalur perbukitan dengan tebing yang rawan longsor.

“Potensi longsor masih ada karena kondisi tebing cukup labil. Kami minta warga berhati-hati dan segera melapor apabila melihat tanda-tanda pergerakan tanah,” ujarnya.

Meski telah kembali dibuka, petugas terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan keamanan bagi para pengguna jalan. ***

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *