GOSIPGARUT.ID — Kunjungan kerja Bupati Garut Abdusy Syakur Amin ke Kecamatan Cihurip, Sabtu (20/12/2025), mendadak berubah menjadi momen keprihatinan. Syakur dibuat kaget setelah menemukan seorang perempuan lanjut usia yang masuk kategori Desil 1—kelompok masyarakat paling miskin—ternyata belum pernah menerima bantuan pemerintah.
Kekagetan itu terlihat saat Syakur berdialog langsung dengan sang lansia. Dengan nada heran, ia menanyakan kondisi keluarga hingga akses bantuan yang semestinya diterima warga rentan.
“Suami sudah meninggal?” tanya Syakur.
“Sudah, 17 tahun yang lalu,” jawab sang ibu.
“Punya anak?”
“Punya.”
“Ada bantuan dari pemerintah?”
“Tidak ada, Pak. Belum pernah dapat dari Kecamatan,” ujarnya pelan.
Mendengar pengakuan tersebut, Syakur tampak tertegun. Ia kembali bertanya alasan sang ibu tak pernah menerima bantuan, namun jawabannya sama: sudah mengajukan, tetapi tak kunjung ada realisasi.
Merespons temuan itu, Syakur langsung memanggil kepala desa setempat untuk mengklarifikasi data penerima bantuan. Ia menegaskan kasus tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut. Bantuan pun segera diserahkan langsung kepada sang lansia di lokasi.
“Nah, ini ya Bu, bantuannya diterima dulu. Semoga bermanfaat,” kata Syakur.
“Terima kasih banyak, Pak Bupati,” jawab sang ibu dengan mata berkaca-kaca.
Dalam sambutannya, Syakur menilai kejadian tersebut menjadi catatan serius bagi pemerintah hingga tingkat desa. Ia mengaku heran mengapa warga yang benar-benar membutuhkan justru terlewat dari sistem.
“Ini berarti perlu evaluasi dari kami, dari pemerintah kecamatan sampai desa. Kenapa orang yang betul-betul membutuhkan tidak mendapatkan bantuan?” ujar Syakur.
Ia menambahkan, pada Senin (22/12/2025) akan memanggil seluruh kepala dinas untuk meminta penjelasan sekaligus memastikan pembenahan data. Menurutnya, meski jumlah bantuan terbatas, prinsip tepat sasaran harus menjadi prioritas utama.
“Ini tidak boleh terulang lagi. Bantuan memang terbatas, tapi kita akan terus mengupayakan agar benar-benar sampai kepada yang berhak,” tegasnya. ***

.png)




















