GOSIPGARUT.ID — Seorang pemuda di Kadungora, Kabupaten Garut, berinisial RR (20), mencoba peruntungan dengan cara yang nekat sekaligus tak lazim: mencuri beras 25 kilogram dengan menyalurkannya melalui lubang pembuangan sekam. Aksi subuh yang terkesan penuh perhitungan itu justru berubah menjadi petaka setelah ia dipergoki langsung pemilik penggilingan.
Kejadian berlangsung pada Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 04.30 WIB di tempat penggilingan padi milik Koko Komarudin, Desa Cisaat, Kecamatan Kadungora. RR diduga telah mengamati lokasi sebelumnya, terbukti dari caranya memanjat tembok penggilingan untuk masuk tanpa meninggalkan banyak jejak.
Begitu berhasil masuk, RR langsung mengincar satu karung beras. Menyadari berat karung tak memungkinkan untuk dibawa keluar lewat jalur masuk, ia memilih rute alternatif: mendorong karung itu melalui lubang pembuangan sekam padi di sisi bangunan. Cara itu seolah berjalan mulus—hingga korban dan seorang saksi tiba-tiba muncul dan memergokinya.
Tak menunggu lama, korban langsung melapor ke Polsek Kadungora. Kapolsek bersama anggota piket turun ke lokasi, sementara warga membantu melakukan pencarian. RR akhirnya tertangkap tak jauh dari area penggilingan, masih bersama barang bukti satu karung beras senilai sekitar Rp350.000.
Kapolsek Kadungora menyebut penangkapan cepat ini tak lepas dari peran masyarakat. Ia juga mengimbau warga untuk tidak ragu melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan, terutama pada jam rawan seperti dini hari.
RR kini harus mempertanggungjawabkan aksinya di hadapan penyidik Polsek Kadungora, sementara kasus ini menjadi pengingat bahwa aksi kriminal sekecil apa pun tak akan lolos dari kewaspadaan warga. ***



.png)











