Peristiwa

Dikira Simpan Barang Berharga, Kantor Kepala SDN 3 Sukajaya Dibobol Maling

×

Dikira Simpan Barang Berharga, Kantor Kepala SDN 3 Sukajaya Dibobol Maling

Sebarkan artikel ini
Daun pintu kantor Kepala SDN 3 Sukajaya, Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, yang dibobol maling pada Minggu malam (15/12/2024).

GOSIPGARUT.ID — Kantor Kepala SDN 3 Sukajaya, Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, dibobol tamu tak diundang alias maling pada Minggu malam (15/12/2024). Peristiwa itu terjadi, diduga karena si maling mengira bahwa di dalam kantor tersebut menyimpan barang berharga.

Pasalnya, aksi pencurian dengan cara membobol pintu kantor terlebih dahulu itu sering kali terjadi. Menurut seorang guru SDN 3 Sukajaya, bernama Rostika, dalam beberapa peristiwa pencurian yang terjadi sebelumnya, banyak barang yang hilang digondol maling. Barang tersebut seperti kompor gas, tabung gas, dan sejumlah barang elektronik lainnya.

“Mungkin si maling menduga kalau di dalam kantor sekolah masih ada barang-barang berharga. Soalnya, aksi pencurian di sekolah kami sering terjadi dan menghilangkan sejumlah barang. Kali ini, untung saja barang-barang berharga sudah diamankan terlebih dahulu di rumah. Si maling hanya berhasil mengambil magaphone yang belum sempat diamankan,” ujar Rostika, Senin pagi (16/12/2024).

Baca Juga:   Masjid di Cipanas Garut Dibobol Maling, Kotak Amal Raib

Ia menerangkan, keberadaan megaphone sebenarnya disimpan di tempat yang sulit dijangkau orang. Namun, karena maling tampaknya mengobrak-abrik seisi kantor, akhirnya keberadaan megaphone diketahui juga yang kemudian berhasil dicurinya.

“Saat salah seorang rekan guru yang tiba di sekolah, menemukan pintu kantor sudah jebol. Lalu teman guru itu memeriksa seisi ruangan kantor, dan ditemukan dalam keadaan berantakan. Kecurigaan kami langsung tertuju pada dugaan bahwa kantor sudah kedatangan tamu tidak diundang,” ungkap Rosita.

Baca Juga:   Sehari Hilang, Warga Talegong Ditemukan Tewas di Sebuah Tebing Bernama Curug Suling

Ia menambahkan, kecurigaan pihaknya kian yakin setelah salah satu barang yang disimpan di tempat yang sulit dijangkau orang, megaphone, ternyata sudah tidak ada di tempatnya. “Awalnya, mungkin si maling mencari barang seperti laptop. Tapi, karena barang yang dimaksud tidak ada, maka si maling mencari barang lainnya dengan mengobrak-abrik seisi kantor,” kata Rosita.

Baca Juga:   Cegah Pesta Miras Saat Natal dan Tahun Baru, Polres Garut Gencarkan Razia

Saat dikonfirmasi pada Senin pagi, menurut pengakuannya, pihak SDN 3 Sukajaya belum melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *