Berita

Muncul Pesan Berantai yang Mengajak Turunkan Kades Cisewu, Salah Satu Alasannya Talak Istri Lewat WA

×

Muncul Pesan Berantai yang Mengajak Turunkan Kades Cisewu, Salah Satu Alasannya Talak Istri Lewat WA

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Pesan berantai.

GOSIPGARUT.ID — Muncul pesan berantai lewat aplikasi Watsapp yang isinya mengajak warga Desa Cisewu untuk menurunkan Cecep Supriadi dari jabatan kepala desa (kades) karena dianggap telah melakukan hal tidak baik menyangkut etika dan moral. Salah satunya menjatuhkan talak kepada istri melalui Watsapp.

Selain itu, dalam surat berantai dari kelompok yang mengatasnamakan Emak-emak Bicara/Menggugat tersebut, dikatakan bahwa Cecep Supriadi dianggap berkinerja tidak baik, cacat etika dan moral pejabat, dan melanggar hak perlindungan perempuan dan anak.

Cecep Supriadi juga dituding telah membuat surat cerai sepihak, mengganti ketua Tim Penggerak PKK Desa Cisewu tidak melalui pengangkatan yang syah, dan menelantarkan anak dan istri di daerah orang lain.

Baca Juga:   Dinas PUPR Garut Alami Kesulitan Perbaiki Ruas Jalan yang Rusak

Dalam pesan berantai itu pun kelompok yang mengatasnamakan Emak-emak Menggugat/Bicara memberikan sinyal bahwa mereka akan membuat agenda pengumpulan massa dalam rangka menurunkan Cecep Supriadi dari jabatannya tersebut.

Tidak kurang dari 100 orang emak-emak berdaster yang masih mempunyai nurani untuk empati atas ketertindasan sama sama perempuan oleh oknum laki-laki yang tidak bertanggung jawab, diestimasi akan hadir dalam pengumpulan massa yang belum jelas kapan waktunya itu.

Baca Juga:   Hari Santri, Seorang Guru Ngaji di Mekarmukti Dapat Bantuan Rumah Tinggal

Merespon terkait rencana berkumpulnya para emak-emak Desa Cisewu untuk menuntut mundur dirinya dari jabatan Kades Cisewu, Cecep Supriadi mengaku tak bisa memberikan jawaban kepada media karena yang layak menjawab perihal pengumpulan massa emak-emak itu adalah pihak yang mempunyai rencana atau agenda.

“Silahkan tanyakan kepada pihak yang mau mendemo, saya tidak bisa memberikan jawaban,” ujar Cecep saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Minggu (22/9/2024).

Ketika ditanyakan apakah dirinya telah menceraikan istri lewat Watsapp sebagaimana disebutkan dalam surat berantai, Cecep Supriadi membantah dengan tegas: “Saya klarifikasi ya… Bukan lewat Watsapp, tetapi lewat pernyataan tertulis,” tandasnya.

Baca Juga:   Setelah Didesak Warga, Akhirnya Cecep Supriadi Mengundurkan Diri dari Kades Cisewu

Menurut Cecep, ketika dirinya sedang berada di Cirebon, ia menitipkan surat pernyataan talak untuk istrinya kepada salah seorang kerabatnya bahwa sejak saat itu Cecep sudak menyatakan cerai berumahtangga dengan istrinya.

“Saya sudah bulat untuk menceraikan istri saya. Ini pun saya sedang membereskan kelengkapan proses penceraian,” tutup Cecep Supriadi. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Respon (1)

  1. Pemerintahan desa cisewu untuk masa jabatan bapak Cecep supriadi amat mengesankan. Ceritanya mirip cerita sinetron. Saya pun ikut merasa terharu atas lukalikunya perjalanan karir, asmara, dan politiknya.! Mirip drama korea. Hehe.!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *