Berita

Di Bawah Rata-rata Jabar, Angka Konsumsi Ikan di Garut Sebesar 30,77 Kg per Kapita

×

Di Bawah Rata-rata Jabar, Angka Konsumsi Ikan di Garut Sebesar 30,77 Kg per Kapita

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Konsumsi ikan.

GOSIPGARUT.ID — Angka Konsumsi Ikan (AKI) Kabupaten Garut tahun 2022 sebesar 30,77 kilogram (kg) per kapita per tahun, naik dibanding AKI tahun 2021 sebesar 28,86 kg per kapita per tahun. Meski demikian angka tersebut masih di bawah angka rata-rata Jawa Barat sebesar 40,76 kg per kapita per tahun.

Sedangkan AKI nasional hingga Oktober 2023 mencapai 56,48 kg per kapita yang ditargetkan 60 kg per kapita.

Guna meng- upgrade angka konsumsi ikan tersebut, Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Garut terus menggalakkan Program Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan).

Baca Juga:   Zakat Penghasilan ASN di Garut Capai Rp26 Miliar per Tahun, Karena Ada Regulasi Pemerintah?

Pada Sabtu (9/12/2023), sekitar 96 siswa di SDN Mangkurakyat 7, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, dengan antusias mengikuti sosialisasi program tersebut. Dalam kesempatan itu pula dibagikan 200 paket kudapan olahan ikan.

Gemarikan bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar gemar mengkonsumsi ikan sehingga tercipta generasi yang sehat, kuat, dan cerdas

Kepala Diskannak Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, menekankan urgensi program itu dalam mendukung penanganan stunting di Kabupaten Garut. Ia menyatakan, bahwa ikan sebagai sumber protein yang terjangkau, dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan gizinya.

Baca Juga:   Ayah Kandung di Garut Tega Rudapaksa Anak Selama Setahun, Mengaku Kesepian Usai Istri Meninggal

“Mudah-mudahan ini bisa multiplier effect, satu bisa memasyarakatkan terkait dengan makan ikan terutama untuk anak-anak sekolah SD, karena nanti berhubungan dengan stunting. Tidak boleh terjadi lagi nanti anak-anak kita mengalami stunting, sehingga kekurangan protein yang berasal dari protein hewani,” ujar Beni.

Sosialisasi Gemarikan kepada siswa SD dijadwalkan untuk terus berlanjut. Beni berharap agar tahun depan lokasi sosialisasi dapat melibatkan lebih banyak sekolah lagi di Kabupaten Garut. Langkah tersebut diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif dalam pola makan anak-anak.

Baca Juga:   Tenaga Honorer yang Jadi PPPK Akan Dapat Kado Spesial Presiden Jokowi di Akhir Masa Jabatannya

“Kami akan terus mengampanyekan gerakan makan ikan ini secara besar-besaran. Harapannya, anak-anak di Kabupaten Garut dapat secara bertahap mengembangkan kegemaran dalam mengonsumsi ikan,” tambahnya.

Beni juga memproyeksikan bahwa melalui Gemarikan, anak-anak di Kabupaten Garut dapat terhindar dari stunting. Dengan memenuhi kebutuhan protein hewani melalui konsumsi ikan, diharapkan dapat memberikan dampak positif pada pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di Garut. (MAZ)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *