GOSIPGARUT.ID — Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Mekarwangi, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, melaksanakan panen perdana aneka sayuran yang ditanam dalam program Halaman Bermanfaat Terpadu (Harum Madu).
Panen perdana itu dilakukan sejumlah emak-emak anggota KWT Mekarwangi di kebun contoh (demplot) yang dimiliki KWT tersebut, pada Sabtu (1/7/2023). Selain anggota KWT, hadir pula penyuluh pertanian dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Talegong, Kuraesin.
Ketua KWT Mekarwangi, Resa Sri Rahayu mengatakan aneka sayuran yang ditanam di kebun contoh meliputi cabai, jagung, kangkung, terung, tomat, mentimun, bawang merah, dan kacang tanah. Pihaknya menanam aneka sayuran itu dimulai sejak tiga bulan silam.
“Tetapi ada juga sayuran yang ditanam hanya sebulan lamanya, kemudian hari ini sudah bisa dipanen. Sayuran tersebut seperti kangkung, bawang, dan lain-lain. Sementara untuk jagung, usia tanam mencapai tiga bulan,” ucap dia, saat dihubungi di lokasi panen perdana, Sabtu (1/7/2023).
Resa menambahkan, setelah dipanen, sayuran tersebut kemudian dikemas untuk dijual kepada warga sekitar yang membutuhkan. Setiap kemasan dihargai masing-masing Rp5 ribu. “Alhamdulillah saat panen pun banyak warga yang mau membeli sayuran dari kebun contoh KWT Mekarwangi,” ujarnya.
Perlu diketahui, Harum Madu merupakan program bagus yang diluncurkan Rudy Gunawan di saat menjelang akhir kepemimpinan sebagai Bupati Garut. Tujuan diluncurkan program tersebut untuk memanfaatkan pekarangan rumah untuk ditanami hal produktif.
Program Harum Madu mendapat dukungan dari seluruh pemerintah desa yang ada di Kabupaten Garut. Untuk mewujudkan program tersebut, tak kepalang tanggung masing-masing desa menggelontorkan anggaran yang tidak kecil dari dana desa (DD) tahun 2023..
Di Desa Mekarwangi, dana desa yang digelontorkan untuk membiayai program Harum Madu sebesar Rp34 juta. Pelaksanaan programnya, melibatkan sekitar 35 emak-emak yang tergabung dalam KWT.
“Selain di kebun contoh, seluruh anggota KWT menanam aneka sayuran juga dilakukan di halaman rumahnya masing-masing. Untuk tanaman kangkung, alhamdulillah yang di rumah anggota KWT pun saat ini sudah dipanen,” tutup Resa. ***



.png)










