Berita

Di Garut Kapolda Jabar Minta Rutan Polres dan Polsek Perhatikan Sisi Kemanusiaan

×

Di Garut Kapolda Jabar Minta Rutan Polres dan Polsek Perhatikan Sisi Kemanusiaan

Sebarkan artikel ini
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Irjen Pol Suntana memberikan keterangan pers usai meninjau Rumah Tahanan Polres Garut, Rabu (28/12/2022). (Foto: Antara)

GOSIPGARUT.ID — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat Irjen Pol Suntana meminta rumah tahanan di polres dan polsek harus memperhatikan sisi kemanusiaan, humanis, kenyamanan, dan keamanan.

“Mereka (tahanan) sedang menghadapi suatu perkara tetap kita perhatikan hak asasi manusianya ” kata Suntana usai meresmikan bangunan baru Rumah Tahanan Polres Garut, Rabu (28/12/2022).

Ia menuturkan Polda Jabar berupaya meningkatkan sistem pelayanan setiap rumah tahanan di polda, polres, dan polsek agar keberadaannya memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan.

Baca Juga:   Rumah Janda Tua di Karangpawitan Ambruk, Legislator Yudha PT Datang Beri Bantuan

Salah satunya yang sudah memperbaiki rumah tahanan di polres, kata Kapolda, yakni Polres Garut. “Cukup nyaman, seperti yang disampaikan kapolres karena memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan,” ujar dia.

Suntana menyampaikan sudah mengarahkan anggota agar dalam melaksanakan tugas sesuai standar operasional, nyaman, dan memperhatikan makanan.
Semua tempat tahanan di kepolisian, kata dia, sudah harus menerapkan sistem keamanan, kenyamanan, dan kemanusiaan.

Baca Juga:   Data Jadi Aset Strategis, Telkom Akselerasi Adopsi AI untuk UMKM dan Startup di Bandung

“Kita perlakukan seperti itu, di polda sudah rapi, sudah dibangun dengan menggunakan dana hibah dari pemerintah daerah,” tandas Suntana.

Terkait kondisi tempat tahanan di polsek, Kapolda mengakui masih perlu diperhatikan karena banyak kantor polsek yang kondisi bangunannya sudah lama.

Polsek sebaiknya tidak melakukan penahanan, jika terpaksa sebaiknya penahanan diserahkan di rumah tahanan polres.

Baca Juga:   LKTKN Persoalkan Tata Cara Seleksi Kepala SKPD Pemkab Garut

“Saya membuat kebijakan untuk polsek tidak perlu melakukan penahanan, kalau terpaksa melakukan penahanan silakan kirimkan ke polres,” kata Suntana.

Ia berharap ke depan di rumah tahanan polres sudah terbagi-bagi ruang tahanannya untuk tahanan sipil, anggota Polri yang bermasalah, perempuan, dan anak-anak. “Kita juga memisahkan tahanan perempuan,” tutup Suntana. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *