Wisata

Melihat Masterplan Desa Wisata di Garut, Dana Pembangunannya Ada yang Butuhkan Rp20 Miliar

×

Melihat Masterplan Desa Wisata di Garut, Dana Pembangunannya Ada yang Butuhkan Rp20 Miliar

Sebarkan artikel ini
Masterplan desa wisata. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Garut pernah mengumumkan bahwa sebanyak 131 desa di wilayahnya berstatus “Desa Wisata Rintisan” berdasarkan surat keputusan Bupati Rudy Gunawan. Jika melihat jumlah keseluruhan desa yang mencapai 422 desa dan 21 kelurahan, banyaknya “Desa Wisata” di Garut tidak mencapai sepertiganya.

Artinya, masih banyak desa di kabupaten dengan julukan “Swiss Van Java” ini yang tidak tersentuh program desa wisata. Padahal potensi wisata yang “menjual” nyaris ada di setiap desa, yang tentunya perlu keterlibatan pemerintah dan semua pihak untuk membangun dan mengembangkannya.

Dari 131 desa wisata di Garut yang sudah dan akan dibuatkan masterplan (rencana utama) pembangunan desa wisata, ternyata tidak banyak juga. Menurut informasi dari DPMD Garut, tahun 2022 ini jumlah desa wisata yang dibuatkan masterplannya hanya 21 desa, sementara sisanya menyusul mengingat anggaran terbatas. Konon, anggaran pembuatan masterplan ini mencapai Rp50 juta per desa yang digelontorkan dari APBD Garut.

Baca Juga:   Anggota TNI yang Tewas Dikeroyok Preman di Jakarta Ternyata dari Infanteri Raider 303 Garut

Jika melihat masterplan beberapa desa wisata di Garut yang akan segera dibangun dan dikembangkan, biaya pembangunannya bakal merongoh kocek yang lumayan besar. Ada di antaranya yang bakal menghabiskan dana sebesar Rp2 – 5 miliar dalam lima tahun. Bahkan untuk desa wisata (Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler) bakal menghabiskan dana sebesar Rp20 miliar.

Baca Juga:   Pembangunan Stadion RAA Adiwijaya Garut Hampir Rampung, Menelan Dana Rp17,5 Miliar

Untuk pembangunan apa saja dana sebesar itu? Jika melihat rencana tapak dan rencana tindak Desa Pasawahan, kebutuhan dana pengembangan desa wisata tersebut dengan rincian sebagai berikut:

Pembebasan lahan Rp…………………..
Persiapan Rp20.000.000
Pematangan lahan Rp245.785.800
Dokumentasi Rp5.000.000
Gate enteance Rp308.000.000
Area parkir 1 Rp696.531.500
Bangunan pasar Rp1.702.800.000
Pos pengamanan Rp134.926.000
Gedung pengelola Rp760.870.000
Signage Rp17.160.000
Aula Rp671.814.000
Gazebo 1 Rp176.000.000
Restoran & area UMKM Rp1.708.212.000
Gate bamboo Rp360.000.000
Bangunan kantin atas Rp209.110.000
Area peternakan Rp346.940.000
Area lapang peternakan Rp180.895.000
Gazebo 2 Rp96.000.000
Area parkir atas Rp305.900.000
Area parkir 2 Rp583.184.000
Bangunan area UMKM Rp1.485.000.000
Gazebo 3 Rp64.000.000
Area perkebunan Rp864.100.000
Area spot selfie Rp527.560.000
Kolam restoran Rp2.942.896.000
Bangunan perkebunan/rumah kaca Rp857.010.000
Area trail/downhill bike Rp5.626.874.000

Baca Juga:   Liburan Tahun Baru, Pengunjunjung Pantai Selatan Garut Menurun

Jumlah: Rp20.299.782.500

***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *