Jawa Barat

Varian Omicron Masuk Jabar, Ridwan Kamil Imbau Warga Jangan Panik

×

Varian Omicron Masuk Jabar, Ridwan Kamil Imbau Warga Jangan Panik

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Varian Omicron.

GOSIPGARUT.ID — Dengan kemunculan varian Omicron di wilayah Jawa Barat, Gubernur Ridwan Kamil mengimbau masyarakat untuk tidak panik, tapi tetap waspada terhadap galur baru virus Covid-19 ini.

Menurut Ridwan Kamil, varian Omicron memang jauh lebih cepat menular dibandingkan dengan Delta. Namun dari sisi fatalitas, varian Omicron jauh lebih rendah dibandingkan Delta.

Yang perlu dilakukan oleh masyarakat adalah supaya tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Secara khusus adalah dengan menggunakan masker untuk menghindari potensi penularan.

Baca Juga:   Karena Covid-19, Tak Ada Acara Khusus Peringati 100 Tahun Gedung Sate

“Jadi kita perlu tetap waspada, tapi jangan terlalu khawatir. Mudah-mudahan dengan kewaspadaan kita,  Omicron bisa kita kendalikan lebih baik lagi,” kata dia.

Kang Emil menuturkan, Pemerintah Provinsi Jabar terus mengintensifkan tes, telusur, dan tindak lanjut (3T). Langkah ini sebagai upaya mendeteksi sejak dini masyarakat yang terpapar virus Covid-19 varian Omicron.

“Kegiatan 3T tetap dilakukan, khususnya tes dan telusur terhadap warga yang baru kembali dari luar negeri. Pintu pertamanya itu, yakni warga yang diketahui melakukan perjalanan ke luar negeri,” ujarnya.

Baca Juga:   19.725 Anggota Polisi Akan Disebar ke Seluruh TPS di Jabar untuk Amankan Pemilu 2024

Kang Emil melaporkan, hingga saat ini ada sekitar 14 warga dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Jabar yang terpapar virus Covid-19 varian Omicron. Dari 14 orang tersebut, 10 orang sedang menjalani isolasi di Wisma Atlet, Jakarta, dan 4 orang lainnya berada di Kabupaten Bandung.

“Ada 10 orang yang terdeteksi di bandara, dan sekarang sedang menjalani karantina, dan 4 orang terduga ada di Kabupaten Bandung. Ini yang sedang kita lacak..Tapi kita yakinkan, kasus Omicron ini datang dari perjalanan luar negeri,” ujarnya.

Baca Juga:   Industri Padat Karya Belum Redup di Jabar, Pabrik EV hingga Manufaktur Masih Butuh Ribuan Operator

“Seperti kejadian di Kabupaten Bandung,  kita menduga juga dipicu dari perjalanan luar negeri. Sekarang sedang kita telusuri,” kata Kang Emil. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *