Kesehatan

Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Garut Belum Capai 50 Persen

×

Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Garut Belum Capai 50 Persen

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Vaksinasi Covid-19 terhadap anak-anak.

GOSIPGARUT.ID — Cakupan vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kabupaten Garut belum mencapai 50 persen. Akibatnya, Kabupaten Garut masih harus menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 periode 2-15 November 2021.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Leli Yuliani mengatakan, cakupan vaksinasi Covid-19 dosis pertama secara keseluruhan baru mencapai 47,7 persen. Sementara untuk lansia, cakupan vaksinasi dosis pertama baru mencapai 31,3 persen.

Ia menyebutkan, untuk bisa masuk ke PPKM Level 2, cakupan vaksinasi dosis pertama secara keseluruhan harus sudah mencapai 50 persen dan 40 persen untuk kalangan lansia. ‘’Jadi kita sekarang masih masuk PPKM Level 3,’’ ujarnya, Selasa (2/11/2021).

Baca Juga:   Guna Mengobati Masalah Kesehatannya, Bayi Alfia Dirujuk ke RSUD Garut

Kendati demikian, Leli meyakini, dalam dua pekan ke depan Kabupaten Garut dapat memenuhi target cakupan vaksinasi untuk bisa masuk PPKM Level 2. Pihaknya juga akan terus melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi.

Menurut dia, untuk mencapai cakupan vaksinasi dosis pertama 50 persen, secara umum dibutuhkan beberapa hari lagi. Sementata untuk mencapai 40 persen kalangan lansia, waktu dua pekan dirasa cukup.

Baca Juga:   Garut Siap Laksanakan Vaksinasi untuk Pelayanan Publik dan Lansia

‘’Untuk lansia, sebenarnya kalau dibagi per puskemas 17 orang per hari, dalam dua minggu sudah bisa 40 persen,’’ kata Leli seraya menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi untuk lansia juga tidak hanya dilakukan di puskesmas.

Pihaknya juga telah mendatangi lansia dari rumah ke rumah, bekerja sama dengan bank tempat lansia biasa mengambil uang pensiun, juga mendatangi pengajian-pengajian. Namun, menurut Leli, pelaksanaan vaksinasi kepada lansia terkendala banyaknya lansia yang tidak lolos skrining.

Baca Juga:   Angka Vaksinasi di Jawa Barat Masih Rendah, Ini Penyebabnya

‘’Rata-rata lansia memang punya penyakit penyerta, sehingga sebagian harus tertunda. Mudah-mudahan mereka yang tertunda vaksinasinya bisa segera dilakukan,’’ kata dia.

Terkait kasus Covid-19, Leli menyebutkan, saat ini sudah sangat menurun. Ia mengakui, penambahan masih ada, tetapi dalam sepekan tak sampai 10 kasus terkonfirmasi Covid-19. (ROL)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *