Berita

Polisi Identifikasi Nelayan Korban Kapal Terbalik di Perairan Garut

×

Polisi Identifikasi Nelayan Korban Kapal Terbalik di Perairan Garut

Sebarkan artikel ini
Petugas melakukan pencarian nelayan yang hilang akibat kapal terbalik di perairan Kabuapten Garut, Selasa (29/6/2021). (Foto: Basarnas)

GOSIPGARUT.ID — Satuan Polisi Air dan Udara Polres Garut mengidentifikasi seluruh nelayan yang menjadi korban kapal terbalik saat perjalanan mencari ikan di perairan Pantai Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut.

“Kapal ini diketahui berangkat dari Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, jumlah ABK (anak buah kapal) yang ada di kapal sembilan orang,” kata Kepala Satuan Polisi Air dan Udara Polres Garut Iptu Adnan Muttaqin, Rabu (30/6/2021).

Ia menuturkan, jajarannya bersama nelayan dan petugas lainnya sudah mengevakuasi Kapal MV Jaya Berkat yang terbalik menuju tepian pantai, berikut mengevakuasi enam ABK, dan melakukan pencarian terhadap tiga orang yang saat ini masih hilang.

Baca Juga:   Cuaca Buruk, Kapal Tongkang Bermuatan Baatubara "Lego Jangkar" di Perairan Santolo Garut

Teridentifikasi seluruh ABK yang selamat yakni Riyanto (38), Soleh (47), Tarno (30), Darimana (33), Irpan (31) dan nakhoda Sarki (52). Sedangkan ABK yang masih hilang yakni Kasbari (39), Agus (31), dan Kudawan (23) mereka semua warga Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

“Seluruh korban, baik yang selamat atau hilang diketahui merupakan warga Tegal, Jawa Tengah. Saat ini, kami bersama tim gabungan sedang melakukan pencarian kepada korban yang masih hilang,” ujar Adnan.

Baca Juga:   Selain Pakaian dan Sayuran, Pedagang Daging Sapi di Pasar Rakyat Cisewu pun Diserbu Pembeli

Ia menyampaikan, hasil pemeriksaan sementara kapal nelayan jenis diesel 26 GT tersebut berangkat dari Pelabuhanratu, Sukabumi, Senin (28/6/2021) dengan tujuan mencari ikan di perairan Cilacap, Jawa Tengah.

Namun saat di wilayah perairan Kabupaten Garut, Selasa pagi kapal tersebut diterjang gelombang laut hingga akhirnya terbalik, kemudian para ABK yang saat itu sedang tidur terpental ke lautan. Enam orang berhasil selamat menuju pantai, sedangkan tiga orang lagi hilang.

Baca Juga:   Bareng Mahasiswa, Emak-emak Leuwigugur Ubah Sampah Jadi Berkah

“Tiba-tiba kapal tersapu gelombang tinggi sehingga membuat kapal terbalik dan para ABK terpental ke luar kapal,” kata Adnan. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *